Dark/Light Mode

Genjot Diversifikasi Bisnis, MBAP Raih Pendapatan Rp 2,9 Triliun di 2025

Rabu, 20 Mei 2026 16:38 WIB
Direktur Utama Mitrabara Adiperdana Khoirudin (tengah) saat paparan publik di depan media, di Jakarta, Rabu (20/5/2026). (Foto: Irma Yulia/Rakyat Merdeka/RM.id)
Direktur Utama Mitrabara Adiperdana Khoirudin (tengah) saat paparan publik di depan media, di Jakarta, Rabu (20/5/2026). (Foto: Irma Yulia/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Mitrabara Adiperdana Tbk (IDX: MBAP) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja positif di tengah dinamika industri batu bara global, tekanan harga komoditas dan tantangan operasional yang memengaruhi sektor pertambangan secara umum.

Direktur Utama Mitrabara Adiperdana Khoirudin mengatakan, perseroan mencatat pendapatan sebesar 164,87 juta dolar Amerika Serikat (AS), atau setara Rp 2,9 triliun. Serta, laba bersih sebesar 1,37 juta dolar AS (Rp 24,18 miliar) sepanjang tahun 2025.

Di tengah kondisi pasar yang menantang, kata Khoirudin, perseroan tetap menjaga fundamental keuangan yang sehat dengan posisi kas yang kuat, terus melakukan diversifikasi bisnis, tingkat leverage yang terjaga, serta fokus pada efisiensi operasional dan optimalisasi biaya.

Baca juga : Inovasi Mudik Ramah Anak Bawa ASDP Raih Penghargaan Top CSR 2026

“Kami juga terus memperkuat tata kelola perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta implementasi prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasional dan bisnis,” kata Khoirudin, di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Khoirudin menambahkan, sepanjang tahun 2025, perseroan melanjutkan transformasi bisnis melalui penguatan portofolio usaha di sektor energi terbarukan, infrastruktur dan agroindustri sebagai bagian dari strategi diversifikasi jangka panjang.

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan untuk membangun ketahanan bisnis yang lebih berkelanjutan sekaligus menangkap peluang pertumbuhan baru di luar bisnis batu bara termal.

Baca juga : Komit Dalam Perlindungan Tenaga Kerja, DAIKIN Raih Paritrana Award 2025

Kini di tahun 2026, ia memandang prospek usaha secara positif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Fokus strategis perusahaan akan diarahkan pada peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi kinerja anak usaha, pengembangan bisnis non-non-coal , serta penguatan sinergi antar lini usaha,” ujarnya. 

Khoirudin menambahkan, MBAP juga melihat peluang pertumbuhan dari meningkatnya perhatian terhadap transisi energi, pengembangan energi surya, serta kebutuhan akan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.

Baca juga : LPKR Catat Pendapatan Rp1,80 Triliun Dan Laba Bersih Rp107 Miliar Di Q12026

Seperti diketahui, PT Mitrabara Adiperdana merupakan perusahaan publik yang bergerak di sektor energi dan sumber daya dengan portofolio bisnis yang mencakup pertambangan, infrastruktur dan jasa, energi terbarukan, serta agroindustri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.