Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat pembangunan Zona Integritas menjelang penilaian nasional Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) 2026. Penguatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan kualitas pelayanan publik.
PVTPP menjadi satu dari tiga unit kerja Kementerian Pertanian yang diusulkan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi pada 2026. Kegiatan Penguatan Pembangunan Zona Integritas berlangsung pada 6-7 Juli 2026 di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP), Ciawi, Bogor.
Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Leli Nuryati mengatakan, pembangunan Zona Integritas menjadi tanggung jawab seluruh pegawai. Seluruh jajaran diharapkan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam menerapkan nilai integritas.
"Pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen bersama seluruh jajaran Pusat PVTPP," ujar Leli saat membuka kegiatan yang digelar hybrid, dikutip Rabu (8/7/2026).
Leli menjelaskan, kegiatan penguatan dimanfaatkan untuk menyempurnakan berbagai aspek menjelang proses evaluasi nasional. Pendampingan narasumber difokuskan pada penguatan kebijakan, strategi, serta implementasi reformasi birokrasi agar lebih optimal.
Baca juga : Brahim Diaz Pede Maroko Tembus Final Piala Dunia 2026
"Dengan demikian, Pusat PVTPP semakin siap menghadapi proses evaluasi menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi," jelas Leli.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kedeputian Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Hadir pula perwakilan Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Aparatur (OSDMA) Kementerian Pertanian serta Tim Penilai Internal Inspektorat Investigasi Kementerian Pertanian.
Perwakilan Kedeputian Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan PANRB Sely Kurniawan mengatakan, keberhasilan meraih predikat WBK tidak ditentukan oleh banyaknya dokumen yang disiapkan. Penilaian lebih menitikberatkan pada perubahan nyata dalam tata kelola dan pelayanan publik.
"Tim penilai mencari bukti bahwa perubahan benar-benar terjadi," tegas Sely.
Sely menjelaskan, peningkatan kualitas pelayanan, inovasi, penguatan pengawasan, dan perubahan budaya kerja harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Bukti implementasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian nasional.
Baca juga : Jasa Marga Perkuat Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan
Perwakilan Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pertanian Nina Priyantina mengatakan, pembangunan Zona Integritas harus berjalan seiring pelaksanaan reformasi birokrasi. Seluruh proses bisnis organisasi perlu berlangsung efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
"Budaya kerja yang berintegritas harus menjadi kebiasaan seluruh pegawai," jelas Nina.
Perwakilan Tim Penilai Internal Inspektorat Investigasi Kementerian Pertanian Herlina Dwi Astuti mengatakan, terpilihnya PVTPP mencerminkan komitmen seluruh jajaran membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Beberapa aspek masih perlu diperkuat sebelum menghadapi penilaian nasional.
"Masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperkuat agar semakin siap," ungkap Herlina.
Herlina menjelaskan, penyempurnaan eviden, penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), manajemen risiko, pengendalian gratifikasi, serta dokumentasi dampak perubahan masih perlu ditingkatkan. Seluruh inovasi pelayanan juga harus terdokumentasi dengan baik agar dapat dibuktikan saat evaluasi berlangsung.
Baca juga : NSHE Perkuat Kesiapsiagaan Warga Jelang Pengisian Awal Waduk PLTA Batangtoru
"Yang lebih penting diperkuat adalah peningkatan kualitas pelayanan dapat dibuktikan implementasinya," kata Herlina.
PVTPP berharap pembangunan Zona Integritas berjalan secara berkelanjutan. Upaya tersebut ditujukan memperkuat pelayanan publik, meningkatkan akuntabilitas, serta mendukung reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pertanian.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya