Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Janji Radovan Pankov Bikin Lini Belakang Persija Makin Kokoh
- Latih Italia Lagi, Mancini Fokus Bawa Azzurri ke Piala Dunia 2030
- OTT, KPK Bawa 12 Orang ke Gedung Merah Putih, Termasuk Bupati Pemalang
- PSIM Yogyakarta Rekrut Striker Asal Spanyol
- KPPU dan K&K Advocates Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha, Wujudkan Persaingan Sehat
PRO AVL Indonesia 2026, Pameran Internasional Industri Audio, Visual, Lighting dan Musik
Sabtu, 25 Juli 2026 08:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Industri audio, visual, lighting, dan musik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kebutuhan akan solusi digital di berbagai sektor. Menjawab perkembangan tersebut, Krista Exhibitions Group kembali menghadirkan PRO AVL Indonesia 2026, pameran internasional yang akan berlangsung pada 28–31 Juli 2026, di NICE PIK 2, Tangerang, sebagai ajang bertemunya inovasi teknologi, peluang bisnis, dan kolaborasi lintas industri.
Memasuki penyelenggaraan yang kelima, PRO AVL Indonesia 2026 tidak hanya menjadi etalase teknologi terkini, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai platform strategis yang mempertemukan produsen, distributor, integrator sistem, profesional, hingga komunitas kreatif dari berbagai negara.
Tahun ini, pameran menghadirkan 60 brand internasional dari 12 negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang, Prancis, Italia, Denmark, Swedia, Austria, China, Spanyol, dan Indonesia. Kehadiran peserta global tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap pasar Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri audio visual dan musik di kawasan Asia Tenggara.
Pameran ini juga diselenggarakan bersamaan dengan Music Indonesia Expo 2026, sehingga pengunjung dapat menikmati pengalaman yang lebih lengkap, mulai dari perkembangan teknologi audio visual hingga inovasi di industri musik.
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengatakan PRO AVL Indonesia 2026 dirancang sebagai wadah yang mampu memperkuat konektivitas antarpelaku industri sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru. Melalui PRO AVL Indonesia 2026, pihaknya ingin menghadirkan sebuah platform yang mempertemukan seluruh pelaku industri audio, visual, lighting, dan musik untuk saling terhubung, berbagi inspirasi, serta melihat langsung perkembangan teknologi terbaru.
Baca juga : ProPak Indonesia 2026, Pameran untuk Perkuat Inovasi-Pengemasan Makanan & Minuman
"Kami berharap pameran ini tidak hanya membuka peluang bisnis dan kolaborasi baru, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi yang dapat memperkuat pertumbuhan industri kreatif Indonesia. Dengan semakin banyaknya kolaborasi yang terjalin, kami optimistis industri ini akan terus berkembang dan semakin kompetitif, baik di pasar nasional maupun internasional," jelas Daud.
Selain menghadirkan berbagai inovasi teknologi, PRO AVL Indonesia 2026 juga menjadi panggung bagi pengembangan talenta industri musik melalui rangkaian Krista Music Festival.
Salah satu agenda utama adalah Grand Final SING OUT LOUD 2026, kompetisi menyanyi bergengsi yang mempertemukan 49 finalis terbaik hasil seleksi lebih dari 100 peserta audisi, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Kompetisi tersebut mempertandingkan tiga kategori, yakni Pop (Pre-Teens & Teen/Adult), Musical, dan Classical, yang memberikan ruang bagi peserta dari berbagai karakter dan kemampuan vokal untuk menunjukkan bakat terbaiknya di hadapan publik dan pelaku industri musik.
Baca juga : Indonesia Jamin Investasi Aman Bagi Investor China
Para pemenang akan memperoleh hadiah berupa uang tunai, sertifikat, serta piagam penghargaan. Penilaian dilakukan oleh jajaran dewan juri berpengalaman yang terdiri atas Titi DJ, David Klein, Kristanto Pantioso, Lita Zen, Tamam Husein, dan Aning Katamsi, sehingga kompetisi diharapkan berlangsung objektif, profesional, dan berkualitas tinggi.
Dalam konferensi pers, turut hadir David Klein selaku Head of Judge SING OUT LOUD Competition. Ia menjelaskan pentingnya ajang tersebut sebagai ruang pembinaan penyanyi muda agar mampu bersaing di industri musik nasional.
Tak hanya vokalis, para drummer juga mendapat panggung melalui Drum Competition yang digelar bersama Asosiasi Penggiat Peralatan Audio Video & Musik Indonesia (APAVMI). Kompetisi ini dipimpin oleh Harry Murti sebagai Head of Judge Drum Competition dan diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru di bidang musik perkusi.
Suasana pameran juga akan semakin semarak melalui penampilan komunitas gitar yang memadukan kreativitas bermusik dengan pemanfaatan teknologi audio terkini.
Di sisi edukasi, PRO AVL Indonesia 2026 menghadirkan seminar bertajuk "Pemberlakuan dan Pengawasan Standar Nasional Indonesia (SNI) Audio Video Secara Wajib" dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian bersama APAVMI. Seminar ini membahas implementasi SNI wajib pada produk audio video guna meningkatkan kualitas produk, kepatuhan terhadap regulasi, serta daya saing industri nasional.
Baca juga : Indonesia Berlakukan Bebas Visa Bagi Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026
Dalam kesempatan tersebut, Yosi Trianggono, Asesor Manajemen Mutu Industri Kementerian Perindustrian RI, turut memberikan pemaparan mengenai pentingnya penerapan standar nasional sebagai fondasi bagi industri audio video Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.
Sementara itu, Ketua Umum APAVMI Hendry Kaihatu menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri dalam memperkuat ekosistem audio visual dan musik nasional yang semakin kompetitif.
Penyelenggaraan PRO AVL Indonesia 2026 mendapat dukungan dari berbagai kementerian, antara lain Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Kementerian Koperasi RI, serta Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI. Dukungan juga datang dari berbagai asosiasi seperti APAVMI, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).
Selama empat hari penyelenggaraan, PRO AVL Indonesia 2026 menargetkan menjadi destinasi utama bagi para profesional industri, mulai dari produsen, distributor, integrator sistem, teknisi, desainer, manajer proyek, pelaku bisnis hiburan, penyelenggara acara, sektor perhotelan, pengelola gedung, institusi pendidikan, hingga komunitas kreatif yang ingin melihat langsung perkembangan teknologi audio visual dan musik terbaru sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis di tingkat nasional maupun internasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya