Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pertamina NRE Pasang PLTS di SMPN 2 Mandau, Dukung 768 Siswa Belajar
Kamis, 30 Juli 2026 14:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2,2 kilowatt peak (kWp) dengan baterai 5 kilowatt hour (kWh) di SMPN 2 Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Fasilitas yang dihadirkan melalui Program Sekolah Energi Berdikari (SEB) itu dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, termasuk aktivitas di laboratorium IPA.
Manager Corporate Communication & Stakeholder Management Pertamina NRE Susanto August Satria mengatakan, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan manfaat energi terbarukan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Baca juga : Kapolri Bersama Ketum Bhayangkari Tinjau Bazar Kreasi, Dukung UMKM Naik Kelas
“Melalui Sekolah Energi Berdikari, kami ingin menghadirkan pemanfaatan energi terbarukan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di lingkungan sekolah, kehadiran PLTS diharapkan dapat membantu mendukung aktivitas belajar mengajar sekaligus memperkenalkan pemanfaatan energi bersih kepada generasi muda melalui pengalaman yang dekat dengan keseharian mereka,” ujar Susanto.
PLTS berkapasitas 2,2 kWp dengan baterai 5 kWh itu menyediakan sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi sekolah. Selain menopang kebutuhan operasional, fasilitas tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengenal penerapan teknologi energi terbarukan secara langsung.
Program SEB di SMPN 2 Mandau memberikan manfaat bagi 768 siswa dan lima guru. Kepala SMPN 2 Mandau Willyan Iswandi menyampaikan, keberadaan PLTS membantu mendukung aktivitas sekolah sekaligus memperkaya proses pembelajaran.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Perkuat Terminal BBM, Dukung Keandalan Distribusi di Aceh
“Kami sangat mengapresiasi program Sekolah Energi Berdikari yang hadir di SMPN 2 Mandau. PLTS ini membantu mendukung aktivitas di lingkungan sekolah, khususnya kegiatan pembelajaran di laboratorium IPA. Di sisi lain, siswa juga dapat melihat secara langsung bagaimana energi matahari dimanfaatkan menjadi energi listrik. Kami berharap fasilitas ini dapat terus memberikan manfaat bagi sekolah sekaligus menambah wawasan siswa mengenai energi terbarukan,” ujarnya pada Rabu (29/7).
Selain mendukung kegiatan belajar, pemanfaatan PLTS diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 2,25 ton CO₂ per tahun serta menghemat biaya listrik sekitar Rp 295.728 per tahun.
Manfaat tersebut melengkapi fungsi edukasi yang dihadirkan melalui pemanfaatan energi surya di lingkungan sekolah. Melalui Program Sekolah Energi Berdikari, Pertamina NRE terus mendorong pemanfaatan energi terbarukan di berbagai sektor, terutama pendidikan.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Kehadiran PLTS di SMPN 2 Mandau diharapkan menjadi contoh penerapan energi surya yang tidak hanya memenuhi kebutuhan listrik sekolah, tetapi juga meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya transisi energi.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi SMPN 2 Mandau dan seluruh warga sekolah. Lebih dari sekadar menghadirkan PLTS, kami ingin mendorong tumbuhnya pemahaman bahwa energi terbarukan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dari sekolah, kami berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal, memahami, dan nantinya turut mengambil peran dalam perjalanan menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tutup Susanto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya