Dark/Light Mode

Pesan Kadin Ke Produsen Mobil: Jangan Cuma Jualan, Bangun Pabrik Di RI!

Kamis, 30 Juli 2026 19:51 WIB
Saleh Husin. (Foto: Kadin)
Saleh Husin. (Foto: Kadin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Saleh Husin mendorong, produsen otomotif yang belum memiliki fasilitas produksi di Indonesia agar segera membangun pabrik. Langkah tersebut dinilai akan memberikan nilai tambah bagi ekonomi Indonesia.

"Pembangunan pabrik akan meningkatkan nilai tambah," ujar Saleh kepada Rakyat Merdeka di GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (30/7/2026).

Baca juga : Wamen Iren: RI Jangan Cuma Jadi Pengguna AI

Menurut Saleh, investasi pembangunan pabrik juga akan menciptakan lapangan kerja baru. Dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja, aktivitas ekonomi nasional diyakini ikut terdorong.

"Ekonomi kita akan ikut bangkit," katanya.

Baca juga : Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco dan Cucun Terima Dialog APKASI

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga meminta pelaku industri otomotif mempercepat realisasi komitmen investasi yang telah disampaikan. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat daya saing industri nasional sekaligus menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor kendaraan di kawasan.

Permintaan tersebut disampaikan Agus saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (30/7/2026).

Baca juga : Menperin Ajak Investor Eurasia Bangun Pabrik di Kawasan Industri RI

"Kepada seluruh Agen Pemegang Merek dan pelaku industri, pemerintah menyampaikan tiga permintaan. Pertama, percepat realisasi komitmen investasi yang telah Bapak dan Ibu sampaikan," kata Agus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.