Dark/Light Mode

Jelang 5 Abad Jakarta, Pras: Momentum Perkuat Pembangunan Pro Rakyat

Kamis, 11 Juni 2026 19:54 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2024, Prasetyo Edi Marsudi. Foto: Dede Iswadi/RM
Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2024, Prasetyo Edi Marsudi. Foto: Dede Iswadi/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang usia Jakarta yang ke-500 tahun pada 2027, mantan Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2024, Prasetyo Edi Marsudi, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait arah pembangunan Ibu Kota ke depan.

Setelah satu dekade memimpin DPRD DKI, Pras sapaan akrab Prasetyo menilai Jakarta telah mengalami banyak kemajuan. Namun, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dituntaskan agar Jakarta benar-benar mampu menjadi kota global yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Menurutnya, pembangunan Jakarta tidak boleh hanya diukur dari banyaknya gedung pencakar langit atau proyek infrastruktur megah yang berdiri. Yang lebih penting adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Jakarta tidak bisa hanya diukur dari pembangunan fisik. Yang paling penting adalah bagaimana kualitas sumber daya manusianya," ujar Pras di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Karena itu, selama memimpin DPRD DKI, ia mengaku selalu memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan manusia.

Menurut Pras, investasi pada kualitas SDM akan menentukan daya saing Jakarta di masa depan, terutama setelah status Ibu Kota Negara berpindah ke Nusantara.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol Gelar Aksi Go Green Lewat Penanaman Pohon

Selain pembangunan manusia, Pras menilai pengembangan transportasi publik tetap menjadi kunci mengatasi kemacetan yang selama puluhan tahun menjadi persoalan klasik Jakarta.

Dia mengapresiasi langkah Pemprov DKI dalam memperluas jaringan transportasi umum dan memperkuat integrasi antarmoda yang mulai menunjukkan hasil positif.

Namun demikian, upaya tersebut harus terus dilanjutkan hingga masyarakat benar-benar menjadikan transportasi publik sebagai pilihan utama.

"Saya percaya kalau integrasi transportasi publik sudah optimal dan pelayanannya semakin baik, masyarakat akan lebih memilih transportasi umum dibanding kendaraan pribadi," katanya.

Pras juga menyoroti persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan besar Jakarta. Menurutnya, normalisasi sungai dan penataan kawasan bantaran harus tetap menjadi prioritas pemerintah daerah untuk mengurangi titik-titik genangan dan banjir.

Dia mengakui selama menjabat Ketua DPRD, persoalan banjir belum sepenuhnya terselesaikan. Namun, ia melihat upaya pengendalian banjir terus menunjukkan perkembangan.

Baca juga : Pemulangan Jemaah Berjalan, Pembenahan Haji Disiapkan

"Saya melihat Gubernur Pramono sangat concern terhadap penanganan banjir. Titik-titik banjir juga mulai berkurang. Penataan kawasan bantaran sungai harus terus dilakukan dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan lingkungan," ujarnya.

Pras menilai, Jakarta juga perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap isu lingkungan hidup jika ingin sejajar dengan kota-kota global dunia. Penambahan ruang terbuka hijau, pengendalian polusi udara, hingga modernisasi pengelolaan sampah harus menjadi agenda prioritas pembangunan ke depan.

Menurutnya, upaya pemerintah harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Kalau pemerintah sudah melakukan berbagai upaya, maka kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga harus terus ditingkatkan melalui edukasi dan partisipasi aktif," ucapnya.

Selain itu, Pras menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Di era digital saat ini, kata dia, pelayanan publik harus semakin cepat, terbuka, dan akuntabel.

Dia mengingatkan bahwa transparansi pemerintahan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik.

Baca juga : Amazing Toy Show Hadir di Jakarta, Catat Waktu dan Tempatnya

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono dan Ketua DPRD yang baru, transparansi serta akuntabilitas pemerintahan akan semakin baik dan mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan efisien," ujarnya.

Menutup refleksinya, Pras menegaskan usia 500 tahun Jakarta tidak boleh hanya menjadi momentum seremonial. Lebih dari itu, peringatan lima abad Jakarta harus dijadikan titik pijak untuk memperkuat fondasi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga.

Menurutnya, masa depan Jakarta akan ditentukan oleh kemampuan seluruh elemen kota dalam membangun wilayah yang maju, inklusif, berkelanjutan, sekaligus memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

"Jakarta 500 tahun harus menjadi momentum untuk memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat dan menjadikan kota ini semakin layak huni bagi generasi mendatang," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.