Dark/Light Mode

Tugu Insurance Cetak Laba Bersih Rp 480 M Pada Semester I-2026

Senin, 3 Agustus 2026 10:29 WIB
Foto: Tugu Insurance
Foto: Tugu Insurance

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) membukukan kinerja positif sepanjang semester I-2026.

Perseroan mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp 480,29 miliar, meningkat 76,87 persen dibandingkan Rp 271,55 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sejalan dengan itu, laba per saham (earnings per share/EPS) naik menjadi Rp 135 dari Rp 76 pada semester I-2025. Peningkatan tersebut didorong oleh kinerja bisnis inti yang semakin solid serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan portofolio, underwriting, dan manajemen risiko.

Baca juga : Kinerja Moncer, Tugu Insurance Sabet Anugerah Asuransi 2026

Direktur Keuangan dan Layanan Korporat Tugu Insurance Fitri Azwar mengatakan, capaian pada semester I-2026 menjadi dorongan bagi perseroan untuk terus menjaga kualitas kinerja secara berkelanjutan di tengah dinamika perekonomian dan industri asuransi.

Seiring penerapan PSAK 117, Tugu Insurance membukukan Pendapatan Jasa Asuransi sebesar Rp 4,45 triliun pada semester I-2026 atau naik 16,31 persen dibandingkan Rp 3,83 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Hasil Jasa Asuransi tercatat sebesar Rp 602,95 miliar atau meningkat 85,56 persen dari Rp 324,94 miliar pada semester I-2025. Capaian tersebut mencerminkan peningkatan kinerja operasional dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga : Tugu Insurance Borong 5 Penghargaan Digital Brand Awards 2026

Perseroan juga membukukan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp 321,29 miliar atau tumbuh 24,61 persen dibandingkan Rp 257,84 miliar pada semester I-2025. Pendapatan tersebut berasal dari usaha sewa, jasa survei, serta penjualan kendaraan yang dijalankan oleh entitas anak.

Selain itu, pendapatan investasi tercatat sebesar Rp 140,50 miliar. Di tengah volatilitas pasar keuangan, Tugu Insurance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola portofolio investasi dengan mempertimbangkan aspek likuiditas, risiko, dan imbal hasil.

Dari sisi posisi keuangan, total aset perseroan per 30 Juni 2026 mencapai Rp 29,49 triliun atau meningkat 6,40 persen dibandingkan Rp 27,71 triliun pada akhir Desember 2025. Sementara itu, total ekuitas tercatat sebesar Rp 10,01 triliun.

Baca juga : Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi, Pendapatan Petani Naik

Fitri mengatakan, posisi keuangan tersebut menjadi fondasi bagi perseroan untuk menjaga kesinambungan usaha sekaligus mendukung pengembangan bisnis sesuai strategi perusahaan.

“Perseroan senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan struktur keuangan dan permodalan. Fokus kami adalah menjaga kesinambungan bisnis, memenuhi komitmen kepada para pemangku kepentingan, serta menciptakan nilai tambah secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Fitri.

Menurut dia, penerapan PSAK 117 merupakan bagian dari upaya Tugu Insurance meningkatkan kualitas, konsistensi, dan transparansi pelaporan keuangan. Perseroan juga memastikan pencatatan dan penyajian kinerja dilakukan sesuai standar akuntansi yang berlaku agar informasi keuangan yang disampaikan semakin relevan dalam menggambarkan fundamental bisnis perusahaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.