Dark/Light Mode

Sinergi CIMB Niaga-Ajaib, Targetkan 1 Juta Nasabah Baru Hingga 2027

Jumat, 7 Agustus 2026 18:51 WIB
Penandatanganan kerja sama CIMB Niaga dan Ajaib do Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Foto: Patra Rizki Syahputra/Rakyat Merdeka/RM.id)
Penandatanganan kerja sama CIMB Niaga dan Ajaib do Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Foto: Patra Rizki Syahputra/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank CIMB Niaga Tbk atau CIMB Niaga menargetkan bisa menjaring satu juta nasabah baru hingga tahun 2027 melalui kerja sama strategis dengan platform investasi Ajaib Group (Ajaib).

Dalam kemitraan ini, memungkinkan nasabah mengakses investasi saham secara langsung melalui satu pintu perbankan dalam aplikasi milik CIMB Niaga yaitu, OCTO Mobile, sekaligus mempercepat inklusi keuangan masyarakat.

Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengatakan, hingga saat ini, pertumbuhan jumlah nasabah maupun transaksi investasi mencatatkan kenaikan yang sangat tinggi.

Ragam produk yang tersedia dirancang untuk melayani seluruh profil risiko. Mulai dari instrumen minim risiko seperti Surat Berharga Negara (SBN) bagi nasabah konservatif, hingga produk dengan potensi imbal hasil lebih tinggi bagi yang memiliki selera risiko lebih agresif.

“Kehadiran akses investasi saham ini melengkapi layanan yang selama ini kami bangun. Kini nasabah tak perlu berpindah aplikasi untuk mengelola portofolio keuangannya. Semua diakses melalui OCTO,” ucapnya dalam konferensi pers kerja sama keduanya di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Nasabah CIMB Niaga akan memperoleh akses membuka akun Ajaib dan Rekening Dana Nasabah (RDN) CIMB Niaga secara lebih seamless melalui OCTO, sekaligus berkesempatan mendapat program apresiasi berupa cashback saham BNGA bagi nasabah yang memenuhi kriteria tertentu.

Baca juga : CIMB Niaga Syariah Optimalisas Layanan Transaksi Digital di UNIDA Gontor

Noviady melanjutkan, kerja sama dengan Ajaib didasari oleh tiga pilar strategis. Pertama, mewujudkan solusi keuangan menyeluruh dalam satu aplikasi, mencakup simpanan, pembayaran, pinjaman, perlindungan, hingga investasi.

“Lebih dari 3 juta nasabah CIMB Niaga kini dapat mengakses beragam instrumen investasi secara langsung. Termasuk transaksi saham yang sebelumnya belum tersedia di dalam ekosistem perbankan,” ujarnya. 

Pilar kedua, menghadirkan pengalaman tanpa batas antara layanan perbankan, pasar modal, dan perdagangan efek.  Pilar ketiga, memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Kerja sama ini diharapkan turut didorong bersama pihak pengawas dan regulator, guna mempercepat pemerataan akses pasar modal hingga ke lapisan masyarakat yang lebih luas.

“Bersama Ajaib, kami ingin menjangkau generasi investor yang lebih muda serta memperluas jangkauan investasi ke seluruh pelosok negeri,” katanya.

Noviady merinci, total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) per Juni 2026 mencapai Rp 80 triliun yang mengalami pertumbuhan double digit.

Baca juga : CIMB Niaga Gelar Konser Kejar Mimpi "Simfoni Suara Hati"

“Tentunya kami akan tetap positif dengan pertumbuhan double digit juga ke depannya," ujarnya.

Noviady menegaskan, kolaborasi ini juga melengkapi ragam solusi investasi digital yang telah tersedia di OCTO, yang sebelumnya mencakup reksa dana, obligasi (termasuk SBN Ritel dan obligasi sekunder), serta jual beli emas.

Di kesempatan yang sama, Chief Executive Officer (CEO) dan Co-founder Ajaib Anderson Sumarli menyoroti tantangan saat ini bukan hanya mengajak masyarakat mulai berinvestasi. Tetapi membantu masyarakat berinvestasi dengan cara yang lebih nyaman, sederhana, dan berkelanjutan.

Anderson menegaskan, investasi tidak boleh berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari pengelolaan keuangan secara utuh.

“Di sinilah kerja sama dengan CIMB Niaga menjadi sangat strategis, menyatukan ekosistem perbankan dan investasi dalam satu pengalaman,” katanya.

Sementara, Direktur Penyelesaian, Kustodian, dan Pengawasan di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Eqy Essiqy menyambut baik kemitraan keduanya yang menjadi langkah positif yang memperluas akses, sekaligus mempermudah masyarakat berinvestasi di pasar modal, di tengah lonjakan jumlah investor yang kini telah menembus lebih dari 30 juta orang.

Baca juga : CIMB Niaga Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026

Hingga Agustus 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia tercatat mencapai 30,24 juta orang, dengan pertumbuhan terbesar berasal dari investor ritel. Angka ini menunjukkan kesadaran masyarakat berinvestasi terus meningkat.

“Pertumbuhan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pemangku kepentingan otoritas, lembaga berwenang, bursa, perusahaan efek, perbankan, hingga pelaku industri yang memiliki misi sama untuk memajukan pasar modal Indonesia,” ujarnya.

Eqy mengatakan, kerja sama antara perusahaan efek dan perbankan seperti Ajaib-CIMB Niaga dinilai akan semakin mempermudah masyarakat memulai perjalanan investasi, menghubungkan ekosistem keuangan perbankan dengan layanan pasar modal dalam satu pintu terintegrasi. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.