Dark/Light Mode

Akhir 2027, Freeport Targetkan Tambang Bawah Tanah Grasberg Beroperasi Penuh

Sabtu, 8 Agustus 2026 08:00 WIB
Aktivitas tambang bawah tanah Grasberg Block Cave yang dijalankan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto: dok. PTFI)
Aktivitas tambang bawah tanah Grasberg Block Cave yang dijalankan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto: dok. PTFI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Freeport McMoRan (FCX) selaku induk PT Freeport Indonesia (PTFI) optimistis tambang bawah tanah Grasberg Block Cave di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah dapat kembali beroperasi mendekati kapasitas penuh pada akhir 2027. 

Optimisme tersebut didukung progress pemulihan dan penanganan operasional yang ditunjukkan PTFI, pasca insiden luncuran material basah di Grasberg Block Cave pada September 2025.

PTFI saat ini fokus pada peningkatan operasional yang aman dan berkelanjutan menuju kapasitas operasi penuh. 

Baca juga : PT Dairi Prima Mineral Siap Garap Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam

Dalam Laporan FCX Semester I 2026 yang dirilis pada 29 Juli 2026, PTFI disebut telah menyelesaikan kegiatan remediasi dan pemulihan yang diperlukan untuk memulai kembali Blok Produksi 2 dan 3.

PTFI juga telah memulai kegiatan peningkatan operasional tahap awal pada akhir Maret 2026.

“Selama kuartal II tahun 2026, PTFI mencatat kemajuan yang stabil dalam peningkatan operasional bertahap dan mencapai tingkat operasi yang direncanakan untuk periode tersebut. Peningkatan sistem penanganan material yang direncanakan di tingkat pengangkutan (haulage level) Grasberg Block Cave berjalan sesuai jadwal,” demikian pernyataan FCX dalam laporan tersebut.

Baca juga : Zulhas Targetkan Kopdes Merah Putih Beroperasi Juni–Juli 2026

FCX menambahkan, PTFI terus memajukan kegiatan untuk rencana memulai kembali Blok Produksi 1S di masa datang. Serta strategi mitigasi risiko yang terkait teknologi drainase dan pengelolaan gua (cave management).

“Tingkat produksi keseluruhan PTFI diperkirakan mencapai sekitar 65 persen pada paruh kedua tahun 2026, 80 persen pada pertengahan tahun 2027, dan mendekati kapasitas penuh pada akhir tahun 2027,” papar Freeport McMoRan.

Penyesuaian Operasional Smelter

Selama periode peningkatan produksi bertahap di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, operasi peleburan – baik di smelter PTFI ataupun di PT Smelting – disesuaikan mengingat terbatasnya ketersediaan konsentrat tembaga. 

Baca juga : Freeport Berduka: Karyawan Ditembak di Area Tambang Terbuka Grasberg

Namun, menjelang akhir kuartal II 2026, PT Smelting telah beroperasi pada kapasitas penuh dan menerima pasokan dari PTFI.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.