Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Profil Jay Herdman, Putra Pelatih Timnas yang Jadi Andalan Baru Bali United
- Barcelona Tutup Pramusim dengan Gelar Joan Gamper Trophy 2026
- Fitrah Maulana Bangga Bawa Persib Juara Dewata Challenge Series
- STY Puji Perkembangan Persija Usai Laga Uji Coba Di Thailand
- Gabung Klub Arab Saudi, Kakak Pemain Persib Dibanderol Rp1,4 T
BI Gelar KKI 2026, Dorong UMKM Bangkit Dan Perluas Akses Pasar
Kamis, 20 Agustus 2026 14:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) kembali menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai wujud komitmen memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
KKI 2026 mengusung semangat “BeudayaMeusare Sare” dari Aceh yang bermakna berdaya dan bersama-sama, sekaligus menjadi upaya mendorong kebangkitan UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam.
Gelaran yang berlangsung pada 20-23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, tersebut dibuka Pejabat sementara Gubernur BI Destry Damayanti bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming.
Pembukaan KKI 2026 turut dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, serta Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Doddy Zulverdi.
Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, BI menyelenggarakan KKI 2026 dengan menggandeng 27 kementerian/lembaga dan 34 mitra strategis.
Baca juga : Ada El Nino, BI Waspadai Harga Beras, Cabe Dan Bawang Merah
Destry mengatakan, KKI 2026 menjadi wadah sinergi lintas sektor untuk memperkuat daya saing UMKM, memperluas akses pembiayaan dan pasar, serta mempercepat digitalisasi usaha.
“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam,” ujar Destry saat membuka KKI 2026.
Menurut dia, aspek tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan, sedangkan daya saing diperkuat melalui inovasi produk serta perluasan akses pasar domestik dan ekspor.
UMKM memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar perekonomian nasional. Jumlah pelaku UMKM mencapai sekitar 64 juta, menyerap 97 persen tenaga kerja, dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
BI mengarahkan kebijakan pengembangan UMKM melalui tiga strategi utama, yakni penguatan ekonomi inklusif yang terintegrasi dan berdaya saing, pembiayaan inklusif dan keuangan berkelanjutan, serta perluasan literasi dan sinergi ekonomi-keuangan inklusif dan berkelanjutan.
Baca juga : BRI Ajak UMKM ke Pasar Global Lewat Guangdong & Macao Branded Products Fair 2026
Strategi tersebut diwujudkan melalui penguatan kapasitas dan skala usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi UMKM.
Penyelenggaraan KKI Ke-11
KKI 2026 merupakan penyelenggaraan yang ke-11 dan menghadirkan lima aspek kebaruan, antara lain program berdampak nyata melalui CANGKIR BARISTA dan CITRA NUSA, perluasan kolaborasi, penguatan ekosistem rantai nilai, serta inovasi generasi muda untuk produk lokal.
Selain itu, BI menerapkan prinsip keberlanjutan melalui KKI Bijak dengan konsep zero emission dan zero waste to landfill, serta pengembangan zona hijau selama pelaksanaan kegiatan.
Selama empat hari penyelenggaraan, pameran luring di JICC diikuti lebih dari 550 UMKM, sementara pameran daring melalui platform www.karyakreatifindonesia.co.id melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.
KKI 2026 juga menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, mulai dari talkshow ekonomi dan keuangan inklusif serta berkelanjutan, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, hingga showcase UMKM unggulan.
Baca juga : Tahan Suku Bunga Di 5,75%, BI Fokus Jaga Stabilitas Rupiah
Selain itu, terdapat Area Cangkir Nusantara, showcase pariwisata, berbagai kegiatan aktivasi, ruang interaksi, dan instalasi hijau yang dapat dinikmati pengunjung secara luring maupun daring.
Beragam produk UMKM hasil kurasi turut ditampilkan, mulai dari wastra, ready to wear, aksesori, home decor, kopi, makanan dan minuman olahan, hingga atraksi desa wisata.
BI mengajak masyarakat untuk mencintai dan bangga menggunakan produk buatan UMKM Indonesia sebagai bagian dari upaya bersama mendorong UMKM terus bangkit, tangguh, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya