Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Luncurkan Sistem Pembayaran Terintegrasi
Waskita Jadi BUMN Karya Pertama Berstandar SNAP
Selasa, 1 September 2026 15:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Waskita Karya (Persero) Tbk meluncurkan sistem Host to Host (H2H) pembayaran terintegrasi dengan memanfaatkan layanan Application Programming Interface (API) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang telah berstandar Nasional Open API (SNAP).
Melalui inovasi tersebut, Waskita menjadi perusahaan konstruksi pertama yang mendapatkan sertifikasi SNAP. Penerapan sistem ini merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan untuk membuat proses pembayaran lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.
Sistem H2H memungkinkan sistem internal Waskita terhubung langsung dengan sistem perbankan atau lembaga keuangan secara real time. Dengan demikian, proses pembayaran dapat dilakukan secara otomatis dan terintegrasi.
Direktur Keuangan Waskita Karya Wiwi Suprihatno mengatakan, penerapan H2H menjadi wujud nyata transformasi digital perusahaan sekaligus memperkuat sentralisasi proses pembayaran di Waskita.
Baca juga : Askrindo Dukung Relawan Bakti BUMN 2026 di Langowan, Lampung dan NTT
“Hal ini sejalan dengan transformasi Waskita yang mengacu pada delapan stream. Salah satunya transformasi bisnis dalam rangka penguatan tata kelola dana demi mewujudkan Good Corporate Governance (GCG),” ujar Wiwi dalam keterangan resmi, Selasa (1/9/2026).
Dengan H2H yang menggunakan API berstandar SNAP, pengajuan pembayaran oleh tim proyek tidak lagi membutuhkan dokumen tagihan fisik. Seluruh proses dilakukan secara digital melalui aplikasi SAP.
Tim proyek juga dapat memantau alur pengajuan pembayaran kapan pun dan di mana pun. Sementara itu, mitra kerja Waskita dapat memperoleh informasi mengenai pembayaran tagihan secara real time.
Menurut Wiwi, penerapan sistem tersebut memberikan dampak positif terhadap pengelolaan arus kas perusahaan sekaligus mendukung strategi bisnis Waskita.
Baca juga : Kolaborasi Ekosistem BUMN Dukung Program 3 Juta Rumah
“Penerapan H2H berdampak positif terhadap pengelolaan arus kas serta sejalan dengan prioritas dan strategi Perseroan. Ke depannya Waskita Karya akan melakukan digitalisasi menyeluruh terhadap sistem operasional perusahaan,” tuturnya.
Wiwi mengapresiasi dukungan BNI dalam memperkuat ekosistem digital Waskita. Menurutnya, kolaborasi antar-BUMN tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua perusahaan sekaligus mendukung pengembangan sistem pembayaran nasional.
“Pemanfaatan layanan API BNI merupakan wujud kolaborasi BUMN yang bertujuan memudahkan masyarakat sekaligus mendorong sistem pembayaran nasional. Diharapkan kerja sama yang terjalin dapat terus berjalan dan mewujudkan digitalisasi berkelanjutan,” kata Wiwi.
Penerapan H2H menjadi salah satu langkah Waskita dalam memperkuat tata kelola keuangan melalui digitalisasi. Sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan kepastian informasi dalam proses pembayaran kepada mitra kerja.
Baca juga : Relawan Bakti BUMN 2026, BRI Ajak Relawan Berdayakan Desa BRILiaN di Bali
Waskita Karya merupakan BUMN yang berdiri pada 1961 dan menjadi perusahaan publik pada Desember 2012 dengan kode saham WSKT di Bursa Efek Indonesia. Perseroan bergerak di bidang konstruksi serta pengembangan infrastruktur dan real estat melalui sejumlah anak usaha.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya