Dark/Light Mode

Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Wilayah Bali Dan Sekitarnya

Senin, 21 September 2026 13:16 WIB
Foto: Dok. Pelindo Multi Terminal)
Foto: Dok. Pelindo Multi Terminal)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelindo Multi Terminal terus memperkuat dukungannya terhadap ketahanan energi di Bali melalui pengelolaan dan penataan Terminal Liquefied Natural Gas (LNG) Benoa.

Anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak dalam pengelolaan dan pengoperasian terminal nonpetikemas tersebut memastikan penataan fasilitas Terminal LNG tetap menjaga keberlanjutan layanan dan kelancaran rantai pasok energi bagi Bali dan wilayah sekitarnya.

Sebagai bagian dari penataan kawasan Pelabuhan Benoa, fasilitas Terminal LNG yang sebelumnya berada di area Bali Cruise Ship Terminal (BCST) direlokasi ke Area Pengembangan 2 (AP2) Bali Maritime Tourism Hub (BMTH).

Relokasi ini merupakan bagian dari pengembangan BMTH sebagai Program Strategis Nasional. Meski dilakukan penataan kawasan, fungsi Terminal LNG sebagai salah satu infrastruktur pendukung kebutuhan energi di Bali tetap dipertahankan.

Dari sisi operasional, arus bongkar muat LNG hingga Agustus 2026 tercatat mencapai 11,05 juta MMBtu. Angka tersebut tumbuh 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 10,65 juta MMBtu.

Baca juga : PLN EPI Percepat Infrastruktur LNG untuk Perkuat Ketahanan Energi

Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Sugeng Mulyadi mengatakan, Terminal LNG Benoa memiliki posisi penting dalam mendukung kebutuhan energi di Bali.

Karena itu, proses penataan fasilitas dilakukan dengan tetap memperhatikan kesinambungan layanan, kesiapan infrastruktur, serta perkembangan kebutuhan energi seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan pariwisata.

"Relokasi ke Area Pengembangan 2 merupakan bagian dari penataan kawasan BMTH, namun fungsi terminal sebagai bagian dari rantai pasok energi tetap kami jaga agar dapat beroperasi secara optimal," kata Sugeng dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2026).

Dalam pengoperasiannya, lanjut Sugeng, Terminal LNG Benoa didukung fasilitas Floating Regasification Unit (FRU) dan Floating Storage Regasification Unit (FSRU), serta terminal dan instalasi perpipaan yang terintegrasi.

Salah satu fasilitas strategis tersebut adalah FRU Lumbung Dewata dengan kapasitas regasifikasi mencapai 41 Million Metric Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD).

Baca juga : Penuhi Kebutuhan BBM, Pemerintah Siapkan E50

Gas yang telah melalui proses regasifikasi kemudian disalurkan melalui jaringan perpipaan untuk memenuhi kebutuhan PLTD Pesanggaran, yang menjadi bagian dari sistem penyediaan energi listrik di Bali.

Relokasi FRU dan FSRU ke AP2 dilakukan sejalan dengan pengembangan BMTH sebagai kawasan pariwisata maritim yang mendukung aktivitas kapal pesiar dan yacht internasional.

Melalui penataan tersebut, pengembangan fungsi pariwisata dan keberadaan infrastruktur energi diharapkan dapat berjalan berdampingan dalam satu kawasan pelabuhan yang terintegrasi.

Penataan dan pengelolaan Terminal LNG Benoa juga menjadi bagian dari agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendukung transformasi BUMN.

Melalui penguatan kapabilitas operasional dan optimalisasi infrastruktur, Pelindo Multi Terminal terus mendorong peningkatan kualitas layanan sekaligus memperkuat peran pelabuhan dalam mendukung kebutuhan energi dan perekonomian nasional.

Baca juga : Airlangga: Indonesia Siap Jadi Mitra Strategis Kanada

Di sisi lain, Pelindo Multi Terminal juga mengoptimalkan pengelolaan Terminal LNG Benoa sebagai bagian dari upaya mendukung pemanfaatan energi dengan emisi yang lebih rendah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari proses transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih, sekaligus mendukung kebutuhan energi bagi masyarakat dan aktivitas perekonomian di Bali dan sekitarnya.

"Kami terus mendorong pengelolaan terminal yang memperhatikan keberlanjutan, termasuk melalui dukungan terhadap penggunaan energi yang lebih rendah emisi," kata Sugeng.

"Bagi Pelindo Multi Terminal, penerapan ESG bukan hanya terkait aspek lingkungan, tetapi juga bagaimana memastikan operasional berjalan aman, efisien, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.