Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tokopedia TikTok Shop Hadirkan Produk Lokal Diikuti 200 UMKM Solo & Sekitarnya
Selasa, 22 September 2026 17:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan Pilihan BuSan, produk lokal yang dikurasi langsung oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, melalui inisiatif #BeliLokal.
Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan produk lokal berkualitas kepada lebih banyak konsumen sekaligus mendukung ekosistem discovery commerce yang aman, tepercaya, dan inklusif.
Kolaborasi ini diperkenalkan dalam #WaktunyaSTARt #JualanNyaman: Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal di Solo pada Senin (21/9/2026), yang diikuti oleh 200 UMKM dari Solo dan sekitarnya.
Para peserta mendapatkan pelatihan mengenai legalisasi usaha, pembuatan konten, dan affiliate marketing.
“Kolaborasi kami dengan Kementerian Perdagangan mencerminkan komitmen bersama untuk membantu pelaku usaha lokal berkualitas berkembang dan menjangkau lebih banyak konsumen. Solo, dengan kekayaan budaya dan komunitas UMKM yang kuat, menjadi salah satu langkah awal penting dalam perjalanan ini. Dengan membawa para penjual Pilihan BuSan ke Tokopedia dan TikTok Shop sebagai mitra platform digital pertama mereka, kami ingin membantu produk lokal ditemukan oleh lebih banyak konsumen dari seluruh penjuru Indonesia sekaligus mewujudkan komitmen #BeliLokal melalui discovery commerce,” ujar Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026)
"Melalui program Pilihan BuSan, kami ingin mempermudah akses terhadap produk lokal berkualitas. Kami mengapresiasi Tokopedia dan TikTok Shop sebagai platform digital pertama yang memberikan ruang bagi program kurasi Kemendag ini agar semakin mudah ditemukan konsumen di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso.
Memperkuat Ekosistem Usaha Lokal di Solo
Baca juga : Jumlah Pesanan F&B di Tokopedia & TikTok Shop Naik 95 Persen di Semester I-2026
Pada 2030, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$180–340 miliar. Dalam konteks tersebut, UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
Di Solo, UMKM berkontribusi 57 persen terhadap PDRB kota dan menyerap 36 persen tenaga kerja lokal.
“UMKM merupakan bagian penting dari perekonomian Solo. Kajian BRIDA menunjukkan UMKM berpotensi menyumbang hingga 43 persen PDRB kota Solo. Jadi kami menyambut baik inisiatif #BeliLokal dari Tokopedia dan TikTok Shop, yang mendorong penguatan legalitas usaha serta pemanfaatan konten digital untuk memperluas pasar. Kami berharap makin banyak UMKM Solo memanfaatkan kesempatan ini untuk tumbuh lebih kuat dan berdaya saing,” ujar Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto.
Melalui ekosistem #BeliLokal, penjual Tokopedia dan TikTok Shop di Solo mencatat peningkatan pesanan sebesar 57 persen.
Hal ini menunjukkan bagaimana platform digital dapat membantu usaha lokal meningkatkan penjualan dengan memperluas pasar di luar komunitas sekitarnya.
Seiring perubahan kebiasaan belanja, kemampuan membuat konten dan memanfaatkan affiliate marketing makin penting bagi UMKM.
Baca juga : HUT Kemerdekaan, MR D.I.Y Gandeng Tasya Kamila Bagikan Tips Belanja Produk Lokal
Melalui LIVE dan video pendek, penjual dapat memperkenalkan produk dengan cara yang lebih menarik, menjangkau audiens baru, serta mengubah penemuan konten menjadi peluang bisnis.
Di sisi lain, masih banyak UMKM yang menghadapi tantangan dalam melegalisasi dan mengembangkan usaha. Dari sekitar 56 juta usaha mikro di Indonesia, baru 27 persen yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), yang dapat membantu pelaku usaha mengakses pembiayaan, dukungan pemerintah, dan berbagai peluang lainnya.
Untuk membantu menjawab tantangan tersebut, Tokopedia dan TikTok Shop meluncurkan #WaktunyaSTARt #JualanNyaman pada 2024, sebagai bagian dari inisiatif #BeliLokal untuk mendorong UMKM naik kelas.
Sejak diluncurkan, inisiatif ini telah memberdayakan 4.800 peserta, termasuk perempuan dan difabel, melalui pelatihan legalisasi usaha, pembuatan konten, dan affiliate marketing.
Adapun pelaksanaan lanjutan inisiatif ini di Solo memberi kesempatan bagi UMKM untuk memperkuat keterampilan yang dibutuhkan untuk menjangkau pelanggan melalui berbagai format digital.
Secara nasional, pesanan melalui LIVE dan video pendek masing-masing tumbuh 59 persen dan 135 persen, sementara pesanan yang dihasilkan affiliate creator meningkat 170 persen, membuka peluang baru bagi UMKM Solo untuk memperluas jangkauan pelanggan.
Baca juga : UMKM Solo Minta Pemerintah Buka Lagi Impor Beras Ketan
Salah satu UMKM Batik Baron Solo mencatat pertumbuhan nilai transaksi di Tokopedia dan TikTok Shop hampir 250 perseb selama Ramadan 2026 melalui video pendek dan LIVE di TikTo].
Sementara itu, affiliate creator Inem Jogja mengadakan sesi LIVE selama 10 jam untuk membantu UMKM memperoleh eksposur dan meningkatkan penjualan.
Berbagai upaya tersebut menunjukkan bahwa legalisasi usaha, keterampilan digital, konten yang menarik, dan kolaborasi dengan kreator dapat membantu penjual lokal, bahkan dengan model terbatas, membangun usaha yang lebih kuat dan bertumbuh melalui discovery commerce.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya