Dark/Light Mode

Rapat Bareng Menkeu-BI-OJK-Danantara, Dasco Bahas Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi

Kamis, 24 September 2026 16:30 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Mensesneg Prasetyo Hadi saat rapat koordinasi ekonomi di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Foto: IG/@sufmi_dasco
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Mensesneg Prasetyo Hadi saat rapat koordinasi ekonomi di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Foto: IG/@sufmi_dasco

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pemangku kebijakan ekonomi nasional di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Indonesia Dony Oskaria, serta Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi.

Dasco mengatakan, pertemuan tersebut membahas perkembangan ekonomi dan keuangan nasional serta berbagai dinamika yang membutuhkan perhatian bersama.

Menurutnya, kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan investasi negara perlu berjalan dalam arah yang saling mendukung dengan tetap menghormati kewenangan masing-masing lembaga.

"Pertemuan ini bukan untuk menyatukan kewenangan, tetapi untuk menyatukan arah. Pemerintah, Bank Indonesia, OJK, Danantara, dan DPR memiliki mandat masing-masing. Namun ketika menyangkut perekonomian nasional, kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri," ujar Dasco.

Baca juga : Mendorong Ekonomi Digital Berdaya Saing Global

Dasco menilai komunikasi antarlembaga diperlukan agar setiap institusi memahami langkah dan tantangan yang dihadapi lembaga lainnya. Dengan demikian, kebijakan pada satu sektor dapat berjalan selaras dengan kebijakan di sektor lainnya.

"Yang perlu kita bangun adalah komunikasi yang semakin kuat. Setiap lembaga tetap menjalankan kewenangannya, tetapi arah kebijakan perlu saling mendukung dan setiap keputusan tetap dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," katanya.

Melalui akun Instagram pribadinya, Dasco juga menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut membahas perkembangan ekonomi dan keuangan nasional serta berbagai dinamika yang perlu menjadi perhatian bersama.

"Menjaga perekonomian nasional membutuhkan kebijakan yang terkoordinasi," tulis Dasco dalam unggahannya.

Dia menegaskan DPR akan terus memastikan koordinasi antarlembaga berjalan dengan baik agar kebijakan strategis dapat dilaksanakan secara efektif dan akuntabel.

Gubernur BI Destry Damayanti, Menkeu Suahasil Nazara, dan COO BPI Danantara Indonesia Dony Oskaria saat rapat koordinasi ekonomi di DPR.

Baca juga : UU Reforma Agraria Disahkan, Aktivis 98: Bukti Komitmen Dasco Ke Rakyat

Sementara itu, Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pembahasan dalam pertemuan tersebut mencakup kondisi ekonomi secara umum. Namun, dia belum memerinci kebijakan baru yang dibahas dalam rapat.

"Ekonomi secara umum kita lihat kondisi ekonomi," ujar Suahasil saat ditemui di Gedung DPR, Kamis (24/9/2026).

Saat ditanya apakah rapat membahas kebijakan baru yang sedang digodok, Suahasil mengatakan pembahasan lebih lanjut masih akan dilakukan.

Dia menyebut kondisi perekonomian Indonesia saat ini cukup baik dan resilien. Suahasil juga menyinggung pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45 persen dan inflasi 3,19 persen sebagai sejumlah indikator dalam pengelolaan ekonomi.

"Nanti kita diskusikan lebih lanjut, tapi kondisi ekonomi kita cukup baik, kita cukup resilient, dan kita lihat pertumbuhan ekonomi tetap di 5,45%, kita tunggu pertumbuhan ekonomi Q3. Inflasi juga cukup kondusif di 3,19%, ini adalah dasar kita untuk mengelola ekonomi kita terus ke depan," ujar Suahasil.

Baca juga : Kado Hari Tani, RUU Reforma Agraria Disepakati Masuk Paripurna

Pertemuan tersebut menjadi ruang pertukaran pandangan mengenai perkembangan ekonomi terkini, pelaksanaan kebijakan strategis, serta berbagai isu yang membutuhkan koordinasi lintas lembaga.

Koordinasi diarahkan untuk memperkuat keselarasan langkah tanpa mengurangi independensi maupun tanggung jawab masing-masing institusi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.