Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
EUDR Bukan Halangan, Danzer Dorong Furnitur Berkualitas Berbasis Kayu
Minggu, 27 September 2026 16:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Regulasi Deforestasi Uni Eropa atau European Union Deforestation Regulation (EUDR) tidak semestinya menjadi hambatan bagi industri furnitur untuk menghasilkan produk berkualitas.
Justru, aturan tersebut dapat mendorong pelaku usaha menerapkan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap kelestarian hutan.
EUDR merupakan regulasi Uni Eropa yang mengatur komoditas, termasuk kayu dan produk turunannya, yang masuk ke pasar kawasan tersebut.
Baca juga : Gelar MosBuild 2026, ITE Group Buka Pasar Furnitur Indonesia Ke Eropa & Rusia
Aturan ini pada prinsipnya melarang produk yang berasal dari lahan hasil deforestasi atau kerusakan hutan.
Peraturan tersebut muncul dari kekhawatiran bahwa konsumsi global tidak seharusnya menjadi pendorong terjadinya deforestasi. Namun, penerapannya juga menghadirkan tantangan praktis bagi perusahaan dan negara produsen di luar Uni Eropa.
Perwakilan Danzer AG, Eckart Schmitt, mengatakan komitmen terhadap produk yang memperhatikan keberlanjutan hutan sejalan dengan etika bisnis yang dijalankan perusahaan.
Baca juga : Gibran Furniture Tembus Pasar Internasional
“Komitmen untuk menggunakan produk yang bertanggung jawab akan keberlangsungan kondisi hutan tentunya selaras dengan etika bisnis yang kami jalani,” ujar Eckart dalam diskusi di panggung “The Hub”, pameran interzum jakarta - IFFINA+ powered by imm cologne, Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, penerapan standar keberlanjutan tidak harus dipandang sebagai penghambat dalam menghasilkan produk furnitur berkualitas.
“Kami percaya, upaya-upaya seperti ini akan menjadi contoh baik di kemudian hari untuk para pelaku usaha, khususnya di bidang furnitur atau sejenisnya, bahwa etika bisnis bukanlah halangan untuk menghasilkan produk yang berkualitas,” jelasnya.
Baca juga : Indonesia Perkuat Sertifikasi Hutan Untuk Hadapi Regulasi Global & EUDR
Penerapan EUDR sebelumnya mengalami sejumlah penundaan dan penyesuaian. Namun, regulasi tersebut tidak dibatalkan dan dijadwalkan mulai berlaku pada 30 Desember 2026.
Diskusi di interzum jakarta 2026 diharapkan membantu pelaku industri yang menggunakan bahan baku kayu memahami ketentuan EUDR, sehingga dapat mengambil keputusan pengadaan secara lebih tepat sekaligus menghindari kerumitan yang tidak diperlukan.
Danzer turut berpartisipasi dalam interzum jakarta 2026 yang berlangsung pada 24-27 September di NICE PIK 2.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya