Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Produk furniture khas Jepara terus menunjukkan daya saing hingga pasar internasional. Salah satunya dihadirkan oleh Gibran Furniture, usaha kerajinan milik Endrik yang berlokasi di Desa Bawu, RT 13 RW 3, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Endrik menuturkan, Gibran Furniture memproduksi berbagai jenis furniture berbahan kayu solid, terutama kayu jati, yang dipadukan dengan ornamen besi. Produk yang dihasilkan mencakup perlengkapan rumah tangga, perabot kantor dan sekolah, hingga karya ukiran khas Jepara.
"Selain barang yang sudah jadi, kami juga melayani pesanan khusus atau customised sesuai permintaan konsumen,” ujar Endrik saat ditemui RM.id di Jakarta.
Baca juga : Wamenperin: Hilirisasi Aluminium Kunci Daya Saing Industri Nasional
Sebagai pengrajin langsung, Endrik mengatakan pihaknya dapat menyesuaikan harga produk dengan anggaran pelanggan. Fleksibilitas ini menjadi salah satu keunggulan dalam melayani berbagai segmen pasar.
Endrik (kiri) dari Gibran Furniture. [Foto: Dok]
"Kami ini pengrajin, jadi harga bisa disesuaikan dengan budget dari permintaan customer,” katanya.
Usaha Gibran Furniture telah dirintis sejak 2017 dan terus berkembang hingga kini. Berkat kualitas produk dan ciri khas ukiran Jepara, jangkauan pemasaran pun meluas dan membuka cabang di sejumlah daerah di Indonesia.
Baca juga : BMKG Rilis Peringatan Hujan Tinggi, Menko PMK Serukan Siaga Nasional
"Alhamdulillah, produk kami sudah bisa ditemui dan dipesan, termasuk mengirimkan pesanan dari Bali, Medan, Jakarta, dan sejumlah wilayah di Sumatera,” ujar Endrik.
Tidak hanya pasar domestik, Gibran Furniture juga telah menembus pasar luar negeri. Beberapa negara tujuan ekspor di antaranya Malaysia, Afrika, hingga Norwegia.
Endrik berharap, keberlangsungan usaha kerajinan ini dapat terus menjaga warisan ukiran Jepara sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin lokal. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya