Dark/Light Mode

OSL Indonesia Resmikan Kantor Baru, Perkuat Komitmen Kepatuhan Berstandar Global

Selasa, 29 September 2026 16:22 WIB
Peresmian kantor OSL Indonesia. (Foto: Dok. OSL)
Peresmian kantor OSL Indonesia. (Foto: Dok. OSL)

RM.id  Rakyat Merdeka - OSL Indonesia, perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin resmi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meresmikan kantor barunya di Jakarta. Hal ini menandakan komitmen jangka panjang pada pertumbuhan dan pemberdayaan industri aset keuangan digital di Indonesia berbasis standar kepatuhan global.

Kehadiran kantor fisik ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan dengan nasabah, mitra, komunitas, KOL, dan pemangku kepentingan, sekaligus membuka ruang dialog dan kolaborasi yang lebih dekat dengan ekosistem. Dengan prinsip “Built on Your Feedback, Empowered by Global Compliance”, OSL berkomitmen membangun platform dan layanan berdasarkan kebutuhan pengguna.

President Director OSL Indonesia Ivan Arilito menyampaikan, peluncuran kantor ini bukan sekadar mengenai kehadiran fisik, tetapi merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk semakin dekat dengan ekosistem Indonesia. Dalam hal ini, kantor OSL dapat menjadi wadah untuk mendengarkan tanggapan dan saran, sekaligus berinteraksi secara langsung dengan ekosistem OSL Indonesia.

Baca juga : OJK Terbitkan Aturan Perdagangan Aset Keuangan Digital, Termasuk Kripto

“Sebagai platform crypto exchange dengan standar global yang hadir ke Indonesia, kami berkomitmen untuk memberikan layanan sesuai kebutuhan investor Indonesia. Selain hadir dengan kantor fisik, kami juga menghadirkan program Voice of Customer (VoC) bagi pengguna dan komunitas OSL Indonesia. Ini merupakan rangkaian komitmen jangka panjang kami di pasar aset digital Indonesia,” jelas Ivan, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (29/9/2026).

Voice of Customer (VOC) menjadi wadah bagi pengguna untuk menyampaikan masukan, kritik, dan saran yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan produk. OSL Indonesia juga menghadirkan Market Buzz, yang menyajikan berita, informasi pasar secara real-time, guna membantu pengguna memahami perkembangan pasar dan mengambil keputusan investasi secara lebih terukur.

Ke depan, OSL Indonesia akan berfokus pada pengembangan platform berbasis kebutuhan pengguna, manajemen risiko, dan proses operasional yang berdasar pada perkembangan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Baca juga : Genjot Kepatuhan Pajak Kendaraan, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tim Samsat Sumut

OSL Indonesia mendorong setiap pengguna untuk melakukan riset mandiri (Do Your Own Research/DYOR) sebelum bertransaksi, termasuk memahami karakteristik, mekanisme, dan dokumentasi masing-masing aset digital, mengingat setiap aset dapat memiliki profil risiko yang berbeda. Konten yang dibuat oleh OSL Indonesia bertujuan untuk edukasi dan informasi semata.

“Pertumbuhan industri aset digital perlu dibangun di atas kepercayaan, kepatuhan, edukasi, dan inovasi. Kami optimistis terhadap potensi pasar Indonesia dan akan terus mengambil pendekatan jangka panjang sebagai platform perdagangan aset kripto di Indonesia,” tambah Ivan.

Untuk menjawab kebutuhan pengguna yang beragam, OSL Indonesia mengembangkan layanan seperti Quick Buy/Sell untuk kebutuhan transaksi spot, Auto Invest melalui strategi DCA bagi investor jangka panjang, serta OSL Elite untuk pengguna dengan kebutuhan transaksi dan layanan yang lebih besar.

Baca juga : ASDP Dorong Kepatuhan Manifest Perkuat Fondasi Keselamatan Penyeberangan

Dengan menggabungkan pengalaman global, kehadiran lokal, kepatuhan, dan pendekatan berbasis pengguna, OSL Indonesia berkomitmen untuk terus tumbuh bersama ekosistem dan berkontribusi pada perkembangan aset digital Indonesia yang semakin matang dan bertanggung jawab.

Melalui pendekatan tersebut, OSL Indonesia ingin membangun platform yang tidak hanya membawa pengalaman dan standar global ke Indonesia, tetapi juga terus berkembang berdasarkan kebutuhan pengguna lokal. Namun, perlu dipahami bahwa perdagangan dan investasi aset digital memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga, risiko kehilangan modal, likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi.

Oleh karena itu, pengguna perlu memahami karakteristik dan risiko aset digital, melakukan riset secara mandiri, serta mempertimbangkan profil risiko dan kondisi masing-masing sebelum mengambil keputusan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.