Dark/Light Mode

Rupiah Balik Menguat, Tembus Rp 17.942

Rabu, 30 September 2026 09:27 WIB
Foto: Khairizal Anwar/RM
Foto: Khairizal Anwar/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (30/9/2026) pagi dibuka menguat 0,30 persen atau 39 poin ke level Rp 17.942 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.981 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,32 persen, ringgit Malaysia naik 0,12 persen, dolar Taiwan menguat 0,12 persen, baht Thailand naik 0,07 persen, yuan China menguat 0,04 persen, dan dolar Hong Kong naik 0,01 persen, sedangkan won Korea Selatan melemah 0,45 persen.

Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya melemah 0,02 persen ke level 101,09. Sementara itu, rupiah menguat 0,01 persen terhadap poundsterling Inggris menjadi Rp 23.753, menguat 0,10 persen terhadap dolar Australia menjadi Rp 12.548, dan stagnan terhadap euro di level Rp 19.761.

Baca juga : 1 Dolar AS=Rp 18.000, BI Terus Intervensi Pasar

Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan rupiah masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.

“Salah satu faktor yang mendukung rupiah adalah penurunan harga minyak mentah dunia. Harga minyak turun setelah sebagian pasokan minyak Arab Saudi mulai kembali mengalir melalui jaringan pipa utama,” ujarnya, Rabu (30/9/2026).

Meski demikian, Lukman memperkirakan ruang penguatan rupiah masih terbatas karena posisi dolar AS yang relatif kuat.

Baca juga : Rupiah Tembus Rp 18.000 Per Dolar AS, Ini Penjelasan BI

Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury yield juga masih berada pada level yang relatif tinggi. US Treasury yield merupakan tingkat keuntungan yang diperoleh investor dari surat utang pemerintah AS.

Tingkat imbal hasil yang tinggi dapat membuat aset berbasis dolar AS tetap menarik bagi investor. Kondisi tersebut berpotensi membatasi ruang penguatan rupiah terhadap dolar AS.

“Investor juga umumnya masih waspada mengantisipasi rilis data-data ekonomi penting beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Baca juga : Rupiah Tembus Rp 18.001 Per Dolar AS Pagi Ini

Lukman memproyeksikan rupiah bergerak dalam kisaran Rp 17.900 hingga Rp 18.050 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.