Dark/Light Mode

PTPN III Ungkap Strategi Transformasi Menuju Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Jumat, 2 Oktober 2026 14:46 WIB
Dirut PTPN III Denaldy Mulino Mauna menyampaikan strategi transformasi perusahaan dalam kuliah umum di Unpad, Jatinangor, Kamis (1/10/2026). Dok. PTPN III
Dirut PTPN III Denaldy Mulino Mauna menyampaikan strategi transformasi perusahaan dalam kuliah umum di Unpad, Jatinangor, Kamis (1/10/2026). Dok. PTPN III

RM.id  Rakyat Merdeka - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat transformasi perusahaan menuju penciptaan nilai yang berkelanjutan. Transformasi dilakukan secara bertahap, mulai dari memastikan keberlangsungan perusahaan, memperbaiki fundamental bisnis, hingga membangun pertumbuhan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek people, profit, dan planet.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna mengatakan, transformasi perusahaan dimulai dari fase surviving, terutama ketika perusahaan menghadapi tekanan kinerja dan harus memastikan keberlangsungan operasional.

“Transformasi atau perubahan yang harus kita lakukan itu ada fase-fasenya. Fase yang pertama adalah surviving. Pada saat kita mengalami kerugian, kita harus berpikir apa yang harus kita lakukan dulu. Kita harus bertahan untuk hidup,” ujar Denaldy dalam kuliah umum bertajuk “From Turn Around to Sustainable Value Creation” di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Kamis (1/10/2026).

Setelah kondisi perusahaan mulai stabil, transformasi dilanjutkan melalui tahap fix the fundamental. Tahap ini berfokus pada pembenahan fondasi dan proses bisnis sebagai dasar untuk membangun pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Kelola Potensi Lokal Sumbar Jadi Manfaat Berkelanjutan

Dalam menjalankan mandat strategis di bidang ketahanan pangan dan energi, PTPN tidak hanya mengelola komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, karet, tebu dan kopi. PTPN juga mendapat penugasan mengembangkan sejumlah komoditas pangan lainnya, antara lain bawang putih, kedelai dan ubi kayu.

Pengembangan komoditas tersebut sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Kolaborasi diharapkan dapat memperkuat pengetahuan, riset, inovasi serta pengembangan model bisnis yang memberikan nilai tambah.

Sejalan dengan upaya tersebut, PTPN III dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi kedua institusi melalui berbagai program yang mendukung pengembangan pendidikan, riset serta kontribusi kepada masyarakat.

Baca juga : BRI Satu-satunya Bank di Indonesia Masuk S&P Global Sustainability Yearbook 2026

Rektor Unpad Prof Arief S Kartasasmita mengatakan, kerja sama dengan PTPN III juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembelajaran dan pengembangan kelembagaan di lingkungan universitas.

Menurut Arief, pengalaman transformasi PTPN dapat menjadi pembelajaran bagi Unpad, khususnya dalam membangun institusi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi para pengelola mengenai bagaimana sebetulnya bisnis atau suatu usaha yang baik. Hal ini tentu saja tidak hanya cukup untuk menghasilkan keuntungan, tetapi juga bagaimana dapat memberikan kesejahteraan,” kata Arief.

Kerja sama PTPN III dan Unpad diharapkan menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia, riset dan berbagai inisiatif yang berkontribusi terhadap penciptaan nilai berkelanjutan.

Baca juga : Syarikat Islam Launching Logo Kongres ke 42 Dorong Penguatan Ekonomi

Penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof Rizky Abdulah serta jajaran pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan Unpad.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.