Dark/Light Mode

Perumnas Pindahkan Tapping Gate Rawa Buntu, Perkuat Konektivitas TOD Samesta Mahata Serpong

Minggu, 4 Oktober 2026 12:20 WIB
Direktur Manajemen Risiko dan Legal/Plt. Direktur Produksi Perum Perumnas, Nixon Sitorus, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan uji coba operasional pemindahan tapping gate di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Sabtu 3/10/2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan akses serta kelancaran konektivitas Stasiun Rawa Buntu dengan kawasan TOD Samesta Mahata Serpong bagi masyarakat pengguna transportasi publik. (Foto: Perum Perumnas)
Direktur Manajemen Risiko dan Legal/Plt. Direktur Produksi Perum Perumnas, Nixon Sitorus, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan uji coba operasional pemindahan tapping gate di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Sabtu 3/10/2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan akses serta kelancaran konektivitas Stasiun Rawa Buntu dengan kawasan TOD Samesta Mahata Serpong bagi masyarakat pengguna transportasi publik. (Foto: Perum Perumnas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perum Perumnas bersama PT KAI, KAI Commuter, dan para pemangku kepentingan terkait melaksanakan uji coba operasional pemindahan tapping gate Stasiun Rawa Buntu, Sabtu (3/10/2026).

Uji coba ini dilakukan untuk mengoptimalkan akses stasiun sekaligus meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas penghuni Samesta Mahata Serpong serta masyarakat pengguna KRL.

Uji coba pemindahan tapping gate menjadi bagian dari penguatan konektivitas kawasan TOD Samesta Mahata Serpong dengan transportasi publik.

Melalui akses yang semakin terintegrasi, mobilitas antara kawasan hunian dan Stasiun Rawa Buntu diharapkan semakin mudah sekaligus memberikan nilai tambah bagi penghuni, pengguna KRL, serta masyarakat di sekitar kawasan.

Direktur Manajemen Risiko dan Legal / Plt. Direktur Produksi Perum Perumnas, Nixon Sitorus, menyampaikan bahwa pengembangan konektivitas antara hunian dan transportasi publik merupakan bagian penting dalam menghadirkan kawasan perkotaan yang semakin terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca juga : Perumnas Hadirkan Hunian Subsidi Terintegrasi untuk MBR di Perkotaan

“Bagi Perumnas, TOD bukan sekadar membangun hunian di dekat stasiun, tetapi bagaimana hunian tersebut benar-benar terhubung dengan transportasi publik dan mempermudah mobilitas masyarakat. Uji coba pemindahan tapping gate Stasiun Rawa Buntu menjadi salah satu langkah konkret untuk menghadirkan akses yang lebih nyaman, aman, dan efisien bagi penghuni Samesta Mahata Serpong maupun masyarakat pengguna KRL,” ujar Nixon.

Menurut Nixon, penguatan konektivitas kawasan juga membutuhkan kolaborasi lintas pihak agar integrasi antara kawasan hunian dan transportasi publik dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kolaborasi dengan PT KAI, KAI Commuter, Kementerian Perhubungan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan integrasi kawasan dan transportasi publik. Perumnas akan terus mendorong pengembangan konektivitas Stasiun Rawa Buntu dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, aksesibilitas, dan kenyamanan pengguna KRL,” tambah Nixon.

Pada kesempatan yang sama, Train Services Facilities and Customer Care Vice President PT Kereta Commuter Indonesia, Adli Hakim Nasution, menyampaikan bahwa uji coba konektivitas di Rawa Buntu melanjutkan kolaborasi pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) bersama Perumnas.

“Ini merupakan proyek TOD yang ketiga bersama Perumnas. Sebelumnya pada 2025 di Tanjung Barat, kemudian pada 2026 dilanjutkan di Pondok Cina dan Rawa Buntu. Kami berharap konektivitas ini dapat semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat secara umum, khususnya penghuni Samesta Mahata Serpong, pengguna transportasi publik, serta tenant yang berada di kawasan,” ujar Adli.

Baca juga : Perumnas Perluas Hunian Bersubsidi Di Perkotaan

Pelaksanaan uji coba selanjutnya akan dievaluasi bersama untuk melihat efektivitas penerapan serta kebutuhan operasional di lapangan.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi pertimbangan bagi para pihak terkait dalam melakukan penyesuaian maupun pengembangan akses sesuai dengan kebutuhan dan kondisi operasional.

Penguatan konektivitas Stasiun Rawa Buntu juga diharapkan dapat mendukung tahapan pengembangan kawasan selanjutnya, termasuk rencana pembangunan Stasiun Ultimate Rawa Buntu dan pengembangan konektivitas langsung antara kawasan Samesta Mahata Serpong dengan Stasiun Rawa Buntu.

Perumnas mengapresiasi kolaborasi PT KAI, KAI Commuter, Kementerian Perhubungan, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung terlaksananya uji coba.

Kolaborasi lintas pihak menjadi bagian penting dalam memastikan konektivitas yang dikembangkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga : Konektivitas di Perbatasan: Menyelamatkan Krayan dari Keterisolasian Multidimensi

Ke depan, hasil uji coba dan evaluasi bersama akan menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan akses Stasiun Rawa Buntu.

Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas bagi penghuni Samesta Mahata Serpong dan masyarakat pengguna KRL sekaligus semakin memperkuat nilai kawasan TOD Samesta Mahata Serpong sebagai hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.