Dark/Light Mode

Kapolri: Jembatan Merah Putih Presisi Perkuat Konektivitas Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 17:51 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi sebagai wujud sinergi TNI-Polri memperkuat konektivitas warga.  Dok. Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi sebagai wujud sinergi TNI-Polri memperkuat konektivitas warga. Dok. Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Polri terus berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat pembangunan secara langsung, terutama bagi warga di wilayah perdesaan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Polri telah membangun dan merevitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda. Dari jumlah tersebut, sebanyak 874 jembatan telah selesai dibangun, 17 jembatan masih dalam tahap pengerjaan, dan empat lainnya berada dalam tahap perencanaan.

"Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, Bapak Presiden berkenan hadir secara virtual. Tentunya ini memberikan semangat bagi kita semua, khususnya seluruh personel TNI dan Polri, untuk terus memberikan pengabdian yang terbaik sesuai dengan arahan Bapak, bahwa kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat," ujar Sigit.

Menurut Sigit, 874 jembatan yang telah rampung memiliki total panjang mencapai 19,2 kilometer dan menghubungkan 1.314 desa.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu membuka akses masyarakat yang sebelumnya terkendala kondisi geografis. Selain memperlancar mobilitas, infrastruktur tersebut juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial warga.

Baca juga : Prabowo Puji Kapolri: Pantas Capai Puncak Polri Berkat Prestasi

Sigit mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan," kata dia.

Banten Terbanyak

Pembangunan dan revitalisasi jembatan dilakukan di berbagai wilayah Indonesia. Banten menjadi daerah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak, yakni mencapai 145 jembatan.

Selanjutnya, Polda Jawa Barat membangun dan merevitalisasi 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, serta Polda Sumatera Selatan sebanyak 81 jembatan.

Pembangunan juga terus dilakukan di wilayah Polda lainnya sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas dan pusat kegiatan ekonomi.

Baca juga : Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Beri Manfaat bagi 2 Juta Warga

Selain pembangunan jembatan reguler, Polri turut berkontribusi dalam pemulihan akses masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera.

Sebanyak 39 jembatan dibangun untuk mendukung pemulihan wilayah tersebut. Dari jumlah itu, enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, yakni empat unit di Aceh dan dua unit di Sumatera Barat.

Jembatan tersebut diharapkan dapat memulihkan akses yang terputus akibat bencana, memperlancar mobilitas warga, sekaligus menghubungkan kembali berbagai wilayah yang terdampak.

Wujud Sinergi TNI-Polri

Sigit menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan membersamai masyarakat.

Kehadiran Polri melalui pembangunan jembatan juga menjadi bentuk implementasi arahan Presiden agar TNI-Polri senantiasa berada di tengah masyarakat dan memahami persoalan yang dihadapi rakyat.

Baca juga : Ilham Nurhidayatuloh Dukung Langkah Kapolri Jaga Stabilitas Keamanan Jelang HUT ke-81 RI

Menurut Sigit, pembangunan tersebut tidak hanya berorientasi pada penyelesaian infrastruktur, tetapi juga bagaimana jembatan dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Akses yang lebih baik memungkinkan hasil pertanian dan perdagangan didistribusikan dengan lebih lancar. Di sisi lain, anak-anak sekolah juga memperoleh akses perjalanan yang lebih mudah menuju tempat belajar.

"Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat," pungkas Sigit.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.