Dark/Light Mode

Kinerja Cemerlang, Laba PGE Tumbuh Dua Digit dan Cetak Rekor Produksi

Selasa, 6 Oktober 2026 13:49 WIB
Kinerja Cemerlang, Laba PGE Tumbuh Dua Digit dan Cetak Rekor Produksi

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) melanjutkan momentum kinerja positif sepanjang 2026.

Perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih dua digit pada semester I, rekor produksi hingga Juli 2026, keandalan aset yang semakin kuat, serta percepatan proyek pengembangan baru.

Hingga 30 Juni 2026, PGE mencatatkan pendapatan sebesar USD235,027 juta atau tumbuh 14,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 204,850 juta dolar AS.

Baca juga : Ahmad Yani Basuki Kembali Pimpin IPHI Periode 2026-2031

Sementara itu, laba bersih tumbuh 15,48 persen secara tahunan menjadi 79,605 juta dolar AS.

Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Fransetya Hasudungan Hutabarat mengatakan, kenaikan pendapatan tersebut didorong oleh peningkatan produksi, keandalan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), serta keuntungan selisih kurs yang positif.

"Naiknya pendapatan ditopang pertumbuhan produksi dan keandalan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, serta keuntungan selisih kurs yang positif," ujar Fransetya dalam keterangan resmi, Senin (5/10/2026).

Baca juga : Ahmad Yani: Aliansi BoP Mandul Dan Tidak Berguna

Momentum positif itu berlanjut pada paruh kedua tahun ini. Hingga 31 Juli 2026, total produksi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencapai sekitar 3.222 GWh atau naik 12,7 persen dari 2.859 GWh pada periode yang sama tahun lalu.

Angka tersebut sekaligus mencetak rekor produksi tertinggi bagi perseroan. Pertumbuhan produksi tercatat merata di seluruh wilayah kerja, termasuk lonjakan sebesar 85,5 persen di wilayah Lumut Balai menyusul beroperasinya Unit 2 secara penuh sejak Juni 2025.

Selain kinerja keuangan dan produksi, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) juga mempercepat pengembangan proyek strategis, salah satunya pembangunan PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4 di Muara Enim, Sumatra Selatan.

Baca juga : PGE Siap Menjadi Tulang Punggung Transisi Energi

Proyek berkapasitas masing-masing 55 MW tersebut telah masuk ke dalam Green Book 2026 Kementerian PPN/Bappenas untuk membuka akses pendanaan luar negeri.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Ahmad Yani menegaskan, perusahaan berkomitmen menjaga pasokan energi bersih yang andal demi mendukung ketahanan energi nasional dan target dekarbonasi jangka panjang.

"Sebagai world leading geothermal producer, PGE memahami bahwa ketahanan energi nasional memerlukan pasokan listrik yang tidak hanya bersih, tetapi juga stabil dan andal. Kinerja yang solid dan proyek yang terus bergerak menjadi fondasi kami untuk tumbuh secara berkelanjutan," ujar Ahmad Yani.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.