Dark/Light Mode

Omzet BUMDes Tembus 116 M, MHU Sabet Mata Lokal Award 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 13:34 WIB
Foto: Dok. Multi Harapan Utama (MHU)
Foto: Dok. Multi Harapan Utama (MHU)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMS Group Indonesia (MMSGI), meraih penghargaan Best Stewardship in Growing an Economy from Within kategori Economy & Livelihoods pada Mata Lokal Award 2026.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan MHU memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Payang Sejahtera sebagai penggerak ekonomi masyarakat Desa Sungai Payang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Mata Lokal Fest 2026 di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan MHU sejak 2017 tidak hanya berfokus pada bantuan usaha dan permodalan, tetapi juga penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan peluang ekonomi produktif.

Melalui pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA), MHU mengidentifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat untuk mengembangkan ekonomi Desa Sungai Payang.

Hasilnya, BUMDes Payang Sejahtera kini memiliki 14 unit usaha yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari jasa boga, transportasi, pengelolaan perkebunan, penyediaan air bersih, perikanan, konstruksi, hingga layanan pendukung operasional perusahaan.

Baca juga : Kampung Kambing MHU Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

Perkembangan usaha tersebut terlihat dari pertumbuhan omzet BUMDes yang meningkat dari Rp4,67 miliar pada 2019 menjadi Rp27,67 miliar pada 2023.

Secara kumulatif, omzet sepanjang 2019-2025 mencapai Rp115,11 miliar. BUMDes Payang Sejahtera juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp1,68 miliar dan memberikan kontribusi CSR desa senilai Rp589 juta.

Manfaat program turut dirasakan masyarakat setempat. Sebanyak 195 orang, terdiri dari 103 laki-laki dan 92 perempuan, terlibat dalam berbagai unit usaha BUMDes.

Selain itu, BUMDes menjalin kemitraan dengan tujuh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Kepercayaan masyarakat terhadap pengembangan usaha desa juga tercermin dari penyertaan modal warga yang mencapai Rp650 juta.

Presiden Direktur MHU Kemal Djamil Siregar mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kolaborasi perusahaan dan masyarakat dalam membangun fondasi ekonomi desa yang mandiri.

"Melalui BUMDes Payang Sejahtera, kami ingin mendorong masyarakat menjadi pelaku utama pertumbuhan ekonomi di desanya sendiri," ujar Kemal dalam keterangan resminya, Sabtu (10/10/2026).

Baca juga : Infrastruktur Desa Dan BUMDes Dikebut

Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan perekonomian yang tangguh dan berkelanjutan, termasuk ketika memasuki masa pascatambang.

Untuk menjaga keberlanjutan program, MHU secara konsisten meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes melalui pelatihan, sertifikasi, bimbingan teknis, dan studi tiru.

Materi pelatihan mencakup pengelolaan usaha, keamanan pangan, sertifikasi HACCP, pemasaran digital, hingga Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) pada 2026.

MHU juga mengembangkan program BUMDes Naik Kelas sebagai wadah pembelajaran dan penguatan tata kelola melalui pertukaran praktik baik dengan BUMDes lainnya.

Dari sisi sosial, program pemberdayaan tersebut mencatat nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 4,27 berdasarkan kajian Universitas Kutai Kartanegara. Artinya, setiap Rp1 investasi menghasilkan nilai manfaat sosial sebesar Rp4,27 berdasarkan metodologi kajian tersebut.

Kontribusi MHU bagi Desa Sungai Payang juga mencakup peningkatan akses air bersih melalui fasilitas pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP).

Baca juga : Berkontribusi Bagi Masyarakat, MHU Raih Impactful Program Awards 2026

WTP Kuntap melayani 60 kepala keluarga (KK), sedangkan WTP E-West melayani 582 KK.

Berbagai upaya pembangunan tersebut berjalan seiring dengan peningkatan status Desa Sungai Payang, dari sangat tertinggal pada 2017 menjadi desa maju sejak 2020 hingga 2025.

Ke depan, MHU akan terus memperkuat BUMDes Payang Sejahtera agar mampu mengembangkan peluang usaha, memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta membangun kemandirian yang berkelanjutan setelah masa operasional pertambangan berakhir.

Adapun, penghargaan Mata Lokal Award 2026 menjadi pengakuan atas upaya MHU dalam mendorong pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.