Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Persib Siap Ukir Sejarah di ACC 2026/27
- Dedi Kusnandar Doakan Timnas Indonesia Juara
- Magnitudo Gempa Hari Ini Di Sumba Tercatat Yang Terbesar Dalam Sepekan Terakhir
- Harry Kane Puji Lini Serang Inggris Usai Hancurkan Kroasia 7-0
- Gagal Emas di Asian Games, Bintang/Sofyan Langsung Kejar Tiket Olimpiade
Kampung Kambing MHU Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026
Jumat, 2 Oktober 2026 15:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program Kampung Kambing PT Multi Harapan Utama (MHU) di Dusun Tudungan, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, meraih penghargaan dalam ajang CSR & PDB (Pengembangan Desa Berkelanjutan) Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan program dalam mendorong pengentasan kemiskinan masyarakat lingkar tambang melalui pengembangan peternakan berbasis masyarakat.
Penghargaan yang diselenggarakan melalui kerja sama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dengan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) itu diterima di Gedung Kemendes PDT, Jakarta, Senin (28/9/2026)
Program Kampung Kambing telah memberikan manfaat ekonomi bagi Kelompok Ternak Lestari sebagai penerima manfaat.
Hingga akhir 2024, kelompok tersebut tercatat telah menjual 326 ekor kambing dengan harga berkisar Rp2,5 juta hingga Rp8 juta per ekor.
Baca juga : CITA Raih Penghargaan GOLD CSR & PDB Awards 2026 Lewat Dua Program
Peternakan kambing tersebut menjadi sumber pendapatan tambahan bagi anggota kelompok yang sebagian besar juga bekerja sebagai petani hortikultura. Program Kampung Kambing dimulai pada akhir 2018 melalui pembangunan kandang dan penyerahan 12 ekor kambing.
Dukungan kemudian dilanjutkan pada awal 2019 dengan pembangunan kandang tambahan serta penyerahan 28 ekor kambing.
Seiring perkembangannya, manfaat program tidak hanya berasal dari kegiatan peternakan. Kotoran kambing juga dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk mendukung produktivitas lahan hortikultura warga yang ditanami bawang daun, cabai, tomat, dan berbagai jenis sayuran.
Pada lahan seluas 0,5 hektare, penggunaan pupuk kandang mampu menekan kebutuhan pupuk urea dari sekitar 100 kilogram menjadi 25 kilogram. Artinya, penggunaan pupuk kimia dapat dikurangi hingga 75 persen.
Manfaat program juga dirasakan masyarakat di luar kelompok penerima manfaat. Warga sekitar dapat memperoleh pupuk kandang secara gratis dengan mengambilnya langsung di kandang kelompok.
Baca juga : Berkontribusi Bagi Masyarakat, MHU Raih Impactful Program Awards 2026
Setiap tahun, sedikitnya 50 karung pupuk kandang dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan kebun dan lahan pertanian.
Presiden Direktur MHU Kemal Djamil Siregar mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kolaborasi perusahaan dan masyarakat dalam mengembangkan program pemberdayaan yang memanfaatkan potensi lokal.
Bagi MHU, kata Kemal, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak hanya diukur dari bantuan yang diberikan, tetapi dari kemampuan masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki secara mandiri dan berkelanjutan.
"Kampung Kambing menunjukkan bagaimana peternakan dapat menjadi sumber penghasilan sekaligus mendukung kegiatan pertanian masyarakat," kata Kemal dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Ia berharap, Program Kampung Kambing dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional MHU.
Baca juga : MHU Sabet 2 Penghargaan PR di Indonesia Public Relations Awards 2026
Keberhasilan program tersebut juga tidak lepas dari kepemimpinan lokal. Ketua Kelompok Ternak Lestari Nyoman menjadi salah satu penggerak dalam mengoordinasikan anggota kelompok, mengembangkan kegiatan peternakan, serta mendorong pemanfaatan kotoran kambing sebagai pupuk organik.
Untuk memperkuat keberlanjutan program, MHU juga membangun Rumah Kompos Berbasis Kotoran Kambing di Dusun Tudungan.
Fasilitas tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik sekaligus memperkuat integrasi antara peternakan dan pertanian.
Ke depan, pengembangan Kampung Kambing diarahkan pada penguatan kelembagaan dan regenerasi kepemimpinan lokal agar program dapat terus berkembang dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen MHU dalam menjalankan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berorientasi pada kemandirian ekonomi dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya