Dark/Light Mode

Kemendag Dorong UMKM Perkuat Legalitas & Manfaatkan AI Di Pasar Digital

Senin, 12 Oktober 2026 15:08 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat legalitas usaha serta memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) untuk meningkatkan daya saing di tengah pertumbuhan perdagangan digital.

Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa (PMSEPJ) Kemendag Dwinanto Rumpoko mengatakan legalitas usaha dan penguasaan teknologi menjadi fondasi penting bagi UMKM untuk membangun kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pasar.

“Penting bagi pelaku usaha untuk memiliki kesiapan matang dalam berpartisipasi di perdagangan digital. Penguatan legalitas dan kapasitas teknologi bukan sekadar kepatuhan administratif, tapi investasi jangka panjang untuk membangun kepercayaan konsumen dan memperkuat daya saing usaha itu sendiri,” ujar Dwinanto dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kemendag melalui Direktorat PMSEPJ, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, bekerja sama dengan platform perdagangan elektronik Lazada Indonesia menggelar program KOLABORAKSI #2 bertema “Raih Akses Pasar Lewat Legalitas, Kredibilitas, dan Kreativitas”.

Baca juga : Media Billiards Tournament 2026 FWUMKM Ajang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Program tersebut bertujuan mendorong kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan perizinan sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan AI secara bertanggung jawab, sejalan dengan implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 19 Tahun 2026.

Dwinanto mengatakan Kemendag terus melakukan pemantauan dan pengawasan serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan ekosistem perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) yang aman, nyaman, dan berdaya saing.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi berkelanjutan dengan Lazada Indonesia dan Lampu.id dalam meningkatkan kapasitas UMKM agar dapat berpartisipasi secara optimal dalam perdagangan digital.

Sementara itu, Head of Government Affairs Lazada Indonesia Yovan Sudarma mengatakan legalitas usaha dan kesiapan digital menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen serta menjaga keberlanjutan bisnis di pasar Indonesia.

Baca juga : Bank BSN Perluas Layanan Perbankan Syariah di Jawa Tengah

Menurut dia, legalitas dapat menjadi fondasi bagi merek dan penjual untuk memperluas akses pasar, sedangkan kesiapan digital memungkinkan pelaku usaha memanfaatkan platform perdagangan elektronik dan mengadopsi teknologi untuk mengembangkan bisnis.

“Legalitas usaha menjadi fondasi bagi brand dan seller untuk memperluas akses ke pasar, sementara kesiapan digital memungkinkan mereka memanfaatkan platform sebagai ruang untuk bertumbuh melalui adopsi teknologi,” ujar Yovan.

Forum yang dihadiri lebih dari 200 pelaku usaha tersebut juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan AI untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing produk.

Praktisi dan edukator AI Azhar Suardi mengatakan teknologi tersebut dapat membantu pelaku usaha memahami karakteristik konsumen dan memetakan kebutuhan pasar.

Baca juga : Pertamina Gandeng UMKM Lombok Jual Merchandise Resmi di MotoGP 2026

“AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk memetakan karakteristik konsumen di suatu pasar,” katanya.

Namun, ia mengingatkan pelaku usaha agar tetap bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi AI.

Melalui kolaborasi pemerintah, platform perdagangan elektronik, dan akselerator seperti Lampu.id, program tersebut diharapkan dapat menjembatani kebutuhan regulasi, praktik usaha, dan inovasi teknologi sekaligus mendorong produk lokal Indonesia semakin kredibel dan berdaya saing.

Penguatan kapasitas UMKM tersebut juga diharapkan membantu pelaku usaha memanfaatkan peluang peningkatan transaksi digital menjelang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.