Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,20 persen ke level Rp 17.948 per dolar AS pada perdagangan Selasa (13/10/2026), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.913 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,02 persen, ringgit Malaysia turun 0,02 persen, dan won Korea Selatan terkoreksi 0,28 persen. Sementara itu, yen Jepang menguat 0,18 persen dan dolar Hong Kong naik 0,01 persen.
Baca juga : Senin Pagi, Rupiah Menguat Tipis Ke Posisi Rp 17.885
Indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,15 persen ke level 102,22. Di sisi lain, rupiah menguat 0,35 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 23.710 per poundsterling dan naik 0,23 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 12.479 per dolar Australia. Adapun terhadap euro, rupiah stagnan di level Rp 19.442 per euro.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan rupiah melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia.
Baca juga : Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat Ke Rp 17.898
"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah memanasnya geopolitik di Timur Tengah yang memicu harga minyak mentah dunia kembali naik," jelasnya, Selasa (13/10/2026).
Lukman memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp 17.850 hingga Rp 18.000 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya