Dark/Light Mode

Awal Oktober, Rupiah Melemah Ke Rp 17.906

Kamis, 1 Oktober 2026 09:20 WIB
Foto: Rizky Syahputra/RM
Foto: Rizky Syahputra/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Kamis melemah 0,07 persen atau 12 poin menjadi Rp 17.906 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp 17.894 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah mayoritas mata uang kawasan Asia yang bergerak melemah terhadap dolar AS.

Baca juga : BI Upaya Perkuat Rupiah, Pembelian Dolar Dibatasi

Ringgit Malaysia melemah 0,11 persen, dolar Singapura turun 0,16 persen, yen Jepang melemah 0,48 persen, won Korea Selatan turun 0,27 persen, sedangkan yuan China menguat tipis 0,02 persen.

Sementara itu, indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya menguat 0,15 persen ke level 101,34.

Baca juga : Rupiah Balik Menguat, Tembus Rp 17.942

Adapun rupiah menguat terhadap poundsterling Inggris sebesar 0,09 persen menjadi Rp 23.708 per poundsterling dan naik 0,06 persen terhadap dolar Australia menjadi Rp 12.408 per dolar Australia. Terhadap euro, rupiah stagnan di level Rp 19.725 per euro.

Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS yang menguat setelah revisi data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat menunjukkan pertumbuhan lebih kuat dari perkiraan.

Baca juga : 1 Dolar AS=Rp 18.000, BI Terus Intervensi Pasar

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat setelah revisi data PDB AS yang lebih kuat dari perkiraan. Investor juga mewaspadai rilis data inflasi dan perdagangan Indonesia siang ini,” katanya, Kamis.

Lukman memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp 17.850 hingga Rp 18.000 per dolar AS sepanjang perdagangan Kamis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.