Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- BRI Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik di Indonesia Hasil Berorientasi Nasabah
- Kabut Asap di Danau Toba, ASDP Perkuat Kewaspadaan & Optimalkan Navigasi Kapal
- Hajar Man City, PSG Bikin Inggris Merana
- Vinicius Junior Protes Hukuman 4 Laga
- Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla
Agrinas Palma Gandeng Pakistan Kembangkan Kebun Sawit 200.000 Hektare
Kamis, 15 Oktober 2026 07:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjajaki kerja sama dengan Fauji Foundation asal Pakistan untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit terintegrasi seluas 200.000 hektare.
Kerja sama ini mencakup pengembangan kebun, pembangunan pabrik, infrastruktur logistik, hingga pengolahan dan pemasaran produk turunan minyak sawit.
Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) di Jakarta pada Senin (12/10/2026).
Rencana pengembangan proyek akan dilakukan secara bertahap pada periode 2026–2030.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah Indonesia setelah penawaran kemitraan kepada Kepala Angkatan Pertahanan Pakistan (Chief of Defence Forces/CDF) dalam kunjungan kenegaraan ke Islamabad pada Desember 2025.
Baca juga : Houthi Kembali Serang Bandara Riyadh: 1 Warga Pakistan Tewas, 11 Luka-Luka
Pemerintah Pakistan kemudian menunjuk Fauji Foundation sebagai mitra bisnis dalam penjajakan kerja sama tersebut.
Dalam rencana yang tengah dimatangkan, Agrinas Palma akan menangani tata kelola strategis, kepatuhan terhadap ketentuan hukum, serta penyediaan akses lahan sesuai peraturan yang berlaku.
Adapun Fauji Foundation diproyeksikan membawa investasi langsung dari Pakistan untuk membiayai pembangunan pabrik dan infrastruktur pendukung.
Pembentukan perusahaan patungan (joint venture) menjadi salah satu opsi untuk merealisasikan proyek tersebut.
Tiga provinsi yang dipertimbangkan sebagai lokasi pengembangan adalah Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.
Baca juga : Agrinas Palma Nusantara Kejar Transformasi, Fokus Sawit hingga Bioetanol
Ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki akses logistik menuju sejumlah pelabuhan ekspor, antara lain Pelabuhan Dumai, Terminal Kijing di Pontianak, serta Pelabuhan Bagendang dan Kumai.
Sebelum proyek direalisasikan, kedua pihak akan melakukan uji tuntas teknis, analisis kesesuaian lahan, serta pemeriksaan kepatuhan terhadap ketentuan hak guna usaha (HGU).
Tahapan tersebut diperlukan untuk memastikan aspek legalitas dan kepastian investasi.
Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Mohammad Abdul Ghani mengatakan, kerja sama ini diharapkan dapat mempertemukan potensi sumber daya Indonesia dengan kebutuhan pasar Pakistan.
“Kami melihat Fauji Foundation sebagai mitra strategis jangka panjang. Indonesia memiliki potensi sumber daya dan peluang pengembangan, sementara Pakistan memiliki kebutuhan pasar domestik yang kuat. Kami berharap kerja sama ini dapat berkembang menjadi peluang investasi yang konkret dan membangun kemitraan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujar Muhammad Abdul Ghani dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).
Baca juga : Dukung E20, Agrinas Palma dan IPB Kembangkan Bioetanol Multifeedstock
Perwakilan Fauji Foundation, Irfan Khan, juga menekankan pentingnya kemitraan yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“We need to have a relationship which works for both of us,” ujar Irfan Khan dalam diskusi mengenai arah kerja sama strategis Indonesia–Pakistan.
Pengembangan perkebunan terintegrasi tersebut dirancang untuk mencakup seluruh rantai usaha, mulai dari perkebunan hingga pengolahan dan pemasaran produk turunan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan inti sawit.
Bagi Agrinas Palma, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan usaha perkebunan kelapa sawit dan produk turunannya, sekaligus memperluas peluang pasar internasional.
Namun, realisasi investasi dan pengembangan lahan masih bergantung pada hasil kajian teknis, pemenuhan persyaratan hukum, serta kesepakatan lanjutan kedua pihak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya