Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- BRI Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik di Indonesia Hasil Berorientasi Nasabah
- Kabut Asap di Danau Toba, ASDP Perkuat Kewaspadaan & Optimalkan Navigasi Kapal
- Hajar Man City, PSG Bikin Inggris Merana
- Vinicius Junior Protes Hukuman 4 Laga
- Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla
BRI Peduli Bangun Jembatan Gantun Permudah Akses Sekolah & Aktivitas Warga
Jumat, 16 Oktober 2026 21:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli meresmikan jembatan gantung di Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (13/10/2026).
Peresmian tersebut berlangsung di SDN Kemang sebagai bagian dari upaya BRI memperluas akses infrastruktur yang aman bagi masyarakat.
Sebelum jembatan dibangun, warga harus menyeberangi sungai untuk mengakses berbagai fasilitas dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ketika debit air meningkat pada musim hujan, jalur penyeberangan tidak dapat dilalui sehingga warga harus menempuh rute alternatif yang lebih jauh.
Baca juga : Waskita Karya Mulai Garap Proyek Jembatan Pulau Laut Kalsel, Progres 18,4 Persen
Kondisi tersebut menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi, sekaligus menyulitkan perjalanan anak-anak menuju sekolah.
Kepala Desa Kemang Dadan Subarna menyampaikan bahwa jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, melainkan juga akses menuju kemudahan, keselamatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sebelum jembatan ini dibangun, masyarakat kami, khususnya anak-anak sekolah, harus menyeberangi sungai untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut tentu memiliki risiko dan menjadi kendala, terutama ketika debit air sungai meningkat.
Dengan hadirnya jembatan ini, kami berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar. Anak-anak dapat pergi dan pulang sekolah dengan lebih aman, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial tanpa harus lagi menghadapi kesulitan menyeberangi sungai,” ujar Dadan.
Baca juga : Ratusan Relawan BRI Peduli Gerak Cepat Jaga Kebersihan di MotoGP Mandalika
Desa Kemang dihuni sekitar 7.000 jiwa yang tersebar di tiga dusun, enam Rukun Warga (RW), dan 37 Rukun Tetangga (RT). Wilayah Desa Kemang yang dilalui Sungai Cihea dan Sungai Cikupa, keberadaan jembatan berperan penting dalam mendukung mobilitas warga antarkampung.
Jembatan gantung tersebut memiliki kapasitas sekitar 10 hingga 20 orang dan dapat dilalui kendaraan roda dua.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa kehadiran BRI Peduli di Desa Kemang mencerminkan komitmen BRI untuk mendorong kemajuan wilayah melalui pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dengan beroperasinya jembatan gantung tersebut, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan lancar untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan anak-anak menuju sekolah hingga kegiatan ekonomi warga" ujar Dhanny dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Baca juga : BRI Peduli Latih 500 Volunteer Kelola Sampah Pertegas Komitmen Keberlanjutan
Dhanny menambahkan, melalui kolaborasi bersama masyarakat dan para pihak terkait, BRI Peduli terus berupaya memberikan manfaat nyata serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya