Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
10 Bulan Pimpin BUPERTA, Budy Sugandi Bukukan Omzet Rp 21,5 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 20:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Memasuki sepuluh bulan kepemimpinannya, Kepala Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (BUPERTA) Cibubur, Budy Sugandi, mencatatkan capaian omzet sebesar Rp21,5 miliar hingga September 2026.
Pada periode yang sama, surplus keuangan BUPERTA juga menembus Rp4 miliar. Capaian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian finansial, meningkatkan produktivitas aset, dan mengembangkan layanan kawasan secara berkelanjutan.
Sejak mulai menjabat pada November 2025, Budy mendorong pengelolaan BUPERTA agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan peluang pengembangan usaha.
Optimalisasi fasilitas, diversifikasi kegiatan, serta peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian dari strategi untuk memperluas pemanfaatan kawasan yang selama ini dikenal sebagai pusat kegiatan kepramukaan nasional.
Baca juga : Dorong Transformasi BUPERTA, Surplus September Tembus Rp 4 Miliar
Kinerja keuangan tersebut juga memperlihatkan potensi BUPERTA sebagai kawasan yang mampu memadukan fungsi pendidikan, kepramukaan, olahraga, rekreasi, dan kegiatan komersial.
Dengan luas kawasan dan beragam fasilitas yang dimiliki, BUPERTA memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai aset organisasi yang produktif sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepemimpinan Berorientasi pada Hasil
Budy Sugandi menilai pertumbuhan omzet dan surplus keuangan tidak terlepas dari kontribusi seluruh jajaran BUPERTA dalam menjalankan program dan meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan.
Baca juga : Ribuan Peserta Ramaikan Jambore Perguruan Attaqwa 2026 Di Buperta Cibubur
Menurutnya, capaian tersebut perlu diikuti dengan pembenahan layanan dan pengembangan fasilitas agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.
“Omzet Rp21,5 miliar dan surplus lebih dari Rp4 miliar hingga September 2026 merupakan hasil kerja bersama seluruh tim. Kami ingin memastikan bahwa potensi BUPERTA dapat dikelola secara optimal, dengan tata kelola yang profesional, pelayanan yang semakin baik, serta program yang memberikan nilai tambah bagi organisasi dan masyarakat,” ujar Budy dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan kawasan tidak cukup diukur dari angka keuangan semata. Peningkatan pendapatan perlu berjalan beriringan dengan pemeliharaan fasilitas, pengembangan sarana publik, dan penguatan fungsi BUPERTA sebagai ruang pendidikan serta pembinaan generasi muda.
Rekam Jejak dan Pengalaman Internasional
Baca juga : Kunjungi Beijing, Budy Sugandi Persembahkan Buku Ke Mao Ning
Budy Sugandi merupakan pemimpin yang memiliki latar belakang di bidang pendidikan, manajemen, dan pengembangan kelembagaan. Sebelum memimpin BUPERTA, ia memiliki pengalaman sebagai konsultan di World Bank dan Direktur UNU Yogyakarta.
Ia juga merupakan alumnus program doktor Educational Leadership and Management dari Southwest University, Tiongkok. Pada 2026, Budy meraih penghargaan internasional YTB Alumni Award dalam kategori Ekonomi dan Kewirausahaan.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu bagian dari rekam jejaknya dalam bidang pengembangan kapasitas dan kewirausahaan.
Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam mendorong pengelolaan BUPERTA yang lebih terarah, dengan perhatian pada efektivitas organisasi, pemanfaatan sumber daya, inovasi layanan, dan pengembangan program yang berkelanjutan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya