Dark/Light Mode

Kapolri: Pramuka PUI Cetak Generasi Berkarakter dan Calon Pemimpin Bangsa

Kamis, 3 September 2026 18:18 WIB
Caption foto:
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan pada Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). Dok. Polri
Caption foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan pada Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). Dok. Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.499 peserta. Mereka terdiri atas anggota Pramuka, pelajar, mahasiswa, pemuda PUI, guru, pengurus, hingga tokoh PUI dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Sigit mengapresiasi PUI dan Gerakan Pramuka yang selama ini konsisten menjadi wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, pendidikan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Pramuka, kata Sigit, mengajarkan kedisiplinan, kemandirian, keterampilan, kepedulian terhadap sesama, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Adik-adik yang hari ini berdiri sebagai anggota Pramuka adalah generasi penerus dan calon pemimpin Indonesia di masa depan. Teruslah belajar, berlatih, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Sigit.

Kapolri menegaskan, Gerakan Pramuka menjadi wadah strategis untuk mempersiapkan generasi penerus sekaligus calon pemimpin bangsa. Nilai kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, dan kepedulian sosial yang ditanamkan sejak dini menjadi modal menghadapi tantangan masa depan.

Baca juga : Indonesia Rumah Bersama Bagi Seluruh Anak Bangsa

Menurut dia, Indonesia juga tengah menuju momentum bonus demografi. Besarnya jumlah penduduk usia produktif dapat menjadi kekuatan besar apabila diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, generasi muda harus dibekali pendidikan, keterampilan, karakter, serta daya saing yang kuat.

Sigit mengatakan pemerintah terus membuka kesempatan pendidikan bagi generasi muda melalui berbagai program. Di antaranya Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta berbagai program pengembangan sumber daya manusia lainnya.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Kapolri juga mengingatkan generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi dan media sosial secara bijak.

Kemajuan teknologi, menurut dia, harus digunakan untuk memperluas wawasan, belajar, mengembangkan kreativitas, serta menghasilkan karya yang bermanfaat.

Sebaliknya, generasi muda diminta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan. Mulai dari judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran, keterlibatan dalam geng, hingga penyebaran konten dan paham negatif di ruang digital.

Baca juga : Kapolri: NKRI Rumah Bersama, Setiap Anak Bangsa Punya Ruang Berkarya

Sigit juga mengajak keluarga besar PUI untuk terus berperan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal itu dapat dilakukan dengan memperkuat nilai Islam wasathiyah atau Islam moderat, serta menjaga komitmen terhadap Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Kapolri, nilai keagamaan yang moderat dan semangat kebangsaan merupakan fondasi penting dalam merawat keberagaman Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit turut menyatakan dukungannya terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pendiri PUI. Dukungan itu diberikan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan kontribusi para pendiri organisasi tersebut bagi bangsa dan negara.

Kapolri berharap Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi sarana pembentukan karakter, tetapi juga semakin aktif memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Anggota Pramuka didorong terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, penanggulangan bencana, membantu pengamanan kegiatan masyarakat, menjaga kebersihan, hingga melestarikan lingkungan.

“Semangat Pramuka harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Jadilah generasi yang tidak hanya memiliki cita-cita besar, tetapi juga peduli terhadap sesama, siap membantu masyarakat, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya,” ujar Sigit.

Baca juga : Kapolri: Garda Satya NKRI Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas

Dia menegaskan, Polri siap menjadi sahabat generasi muda dalam mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

Sinergi antara Polri, PUI, Gerakan Pramuka, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat, menurutnya, perlu terus diperkuat untuk menyiapkan generasi muda Indonesia yang unggul dan berkarakter.

“Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju dan berdaya saing,” tutup Sigit.

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 digelar dengan sejumlah rangkaian kegiatan. Mulai dari pengucapan Intisab PUI, sambutan pimpinan PUI dan Kapolri, hingga doa bersama.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.