Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gempa M5,4 Guncang Pulau Karutung Sulawesi Utara, Tidak Berpotensi Tsunami
- Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol, Roma dan Como Ikut Raih Kemenangan
- PSS Sleman Takluk dari Borneo FC, Kartu Merah Jadi Titik Balik
- Persib Vs Melbourne Victory, Ujian Terberat Maung Bandung
- Gempa M5,4 Guncang Gunungkidul Yogyakarta, Tidak Berpotensi Tsunami
RM.id Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,12 persen ke posisi 5.366,6 pada awal perdagangan Selasa (27/10/2026). Setelah pembukaan, IHSG bergerak menguat dalam rentang 5.356-5.403.
Tercatat sebanyak 782,2 juta saham telah diperdagangkan pada menit-menit awal perdagangan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 277,8 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 49.270 transaksi. Sebanyak 292 saham tercatat naik, 149 saham terkoreksi, dan 522 saham lainnya stagnan.
Baca juga : IHSG Menguat ke Level 5.442,3 pada Awal Perdagangan
BRI Danareksa Sekuritas mengatakan secara teknikal IHSG belum mampu menembus resistance terdekat di level 5.455. Indeks diperkirakan bergerak konsolidatif dengan peluang technical rebound selama mampu bertahan di atas area support 5.326-5.246.
Tren IHSG masih bearish karena indeks berada di bawah MA20 di level 5.774 dan MA200 di level 6.933. Sementara itu, indikator MACD masih negatif dengan garis MACD berada di bawah signal line.
Baca juga : IHSG Naik Tipis Ke Posisi 5.442 Senin Pagi
“Jika support mampu dipertahankan, IHSG berpeluang rebound untuk kembali menguji resistance 5.455-5.545,” jelas BRI Danareksa Sekuritas dalam riset harian, Selasa (27/10/2026).
BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak konsolidatif dengan peluang technical rebound selama mampu bertahan di atas area support 5.326-5.246.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya