Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PHM Perkuat Pemberdayaan Masyarakat, Dorong UMKM Tembus Pasar Lebih Luas
Rabu, 4 November 2026 13:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memperkuat program pelibatan dan pengembangan masyarakat di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, memperluas akses pemasaran produk usaha masyarakat, serta mendukung pendidikan dan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penguatan program itu menjadi salah satu agenda kunjungan kerja Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) ke sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PHM di Muara Jawa, Kamis (29/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Komisaris Pertamina Nanik Sudaryati Deyang dan Komisaris Independen Pertamina Raden Adjeng Sondaryani berdialog dengan penerima manfaat sekaligus melihat langsung pelaksanaan program pelibatan dan pengembangan masyarakat (PPM) perusahaan.
Nanik mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan PHM karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dia berharap program tersebut terus dikembangkan, terutama dalam membantu pelaku usaha binaan memperluas akses pemasaran produknya.
"Saya sangat mengapresiasi berbagai bantuan dan program yang telah diberikan Pertamina, khususnya PHM, di Kecamatan Muara Jawa. Ke depan, PHM dapat mendukung pengembangan akses pemasaran produk usaha masyarakat. Dengan demikian, produk-produk unggulan yang dihasilkan para pelaku usaha binaan tidak hanya dikenal di daerah asalnya, tetapi juga berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional," ujarnya.
Baca juga : Maman Pastikan Warteg Hingga Tukang Pijat Tidak Dikejar Pajak
Menurut Nanik, peningkatan program TJSL juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya lebih banyak wirausaha baru sehingga manfaat pemberdayaan dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.
Sementara itu, Komisaris Independen Pertamina Raden Adjeng Sondaryani atau yang akrab disapa Inge menekankan pentingnya program pemberdayaan yang tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga membangun kemampuan masyarakat untuk mandiri.
Ibaratnya, Pertamina tidak hanya memberikan "umpan", tetapi juga "alat pancing" agar masyarakat mampu mengembangkan potensi, menciptakan peluang usaha, dan tumbuh secara berkelanjutan.
Senior Manager Drilling & Well Intervention (DWI) PHM Muhammad Sobirin mengatakan, program PPM merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi.
"Bagi kami, keberhasilan operasi perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian produksi, tetapi juga dari kontribusi positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat," jelasnya.
Sobirin menjelaskan, PHM merancang program PPM berdasarkan kebutuhan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi lokal. Sejumlah program yang dijalankan mencakup pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta dukungan terhadap penanggulangan karhutla.
Di bidang ekonomi, PHM mengembangkan Program Petani Mandiri Muara Kembang atau Penari Kembang. Program ini mengoptimalkan potensi sumber daya alam hasil hutan bukan kayu melalui pemanfaatan lidi nipah.
Baca juga : Kabar Baik! Usaha Mikro Bisa Gabung Kadin Tanpa Bayar Iuran
PHM juga menjalankan Program UPPKA Sinergi untuk mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga. Program tersebut melibatkan 23 perempuan dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Adapun di bidang pendidikan, Program Bantuan Pendidikan Mahakam telah menjangkau 96 mahasiswa asal Kecamatan Muara Jawa selama periode 2022–2025.
Selain itu, perusahaan memberikan dukungan terhadap penanggulangan karhutla melalui perbaikan mobil tangki air serta penyediaan peralatan keselamatan dan penanggulangan kebakaran.
"Kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas dan berkesinambungan," ujar Sobirin.
Dalam kunjungan tersebut, Dewan Komisaris Pertamina dan manajemen PHM juga menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis.
Bantuan itu meliputi sembako dan sarana prasarana penanganan karhutla kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Sektor Muara Jawa, Relawan Pemadam Kebakaran RT 1–5 Kelurahan Muara Jawa Ulu, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Muara Kembang.
Dukungan di bidang pendidikan diberikan dalam bentuk bantuan kacamata kepada siswa di SDN 002 Muara Jawa, SDN 009 Muara Jawa, dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Istiqomah Muara Jawa.
Baca juga : Kemenekraf Latih UMKM Lampung Selatan Manfaatkan AI Untuk Kembangkan Bisnis
Camat Muara Jawa Ramli mengapresiasi dukungan PHM terhadap masyarakat di wilayahnya. Menurut dia, kehadiran Pertamina telah memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan perkembangan Kecamatan Muara Jawa.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan berbagai bantuan yang selama ini diberikan Pertamina kepada masyarakat. Kehadiran Pertamina telah memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan perkembangan Kecamatan Muara Jawa," ujar Ramli.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Sobirin menegaskan, PHM berkomitmen melanjutkan program PPM yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas serta kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya