Dark/Light Mode

Perkuat Pasokan Energi, Pertamina Akuisisi Tiga Lapangan Migas di Aljazair

Rabu, 4 November 2026 18:13 WIB
Instalasi fasilitas produksi minyak dan gas bumi di Cekungan Berkine, Aljazair, yang menjadi lokasi akuisisi hak partisipasi Pertamina melalui PT Pertamina Algeria EP (PAEP). Dok. Pertamina
Instalasi fasilitas produksi minyak dan gas bumi di Cekungan Berkine, Aljazair, yang menjadi lokasi akuisisi hak partisipasi Pertamina melalui PT Pertamina Algeria EP (PAEP). Dok. Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka -  PT Pertamina (Persero) memperluas bisnis hulu minyak dan gas bumi (migas) di pasar internasional. Melalui anak usahanya di Aljazair, PT Pertamina Algeria EP (PAEP), Pertamina menyepakati akuisisi hak partisipasi Moeve di tiga lapangan hidrokarbon yang berada di Cekungan Berkine, Aljazair.

Kesepakatan akuisisi tersebut dilakukan PAEP dengan dua anak perusahaan Moeve asal Spanyol, yakni Cepsa Algérie, S.L.U. dan Cepsa (Rhourde El Rouni), S.L.U.

Tiga lapangan yang menjadi objek transaksi meliputi Rhourde el Khrouf (RKF), Bir el Msana (BMS), dan Ourhoud (ORD). Saat ini, proses penyelesaian transaksi masih berlangsung, termasuk menunggu persetujuan dari otoritas terkait di Aljazair.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan, ekspansi bisnis tersebut merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkuat portofolio hulu migas internasional sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Baca juga : PHM Perkuat Pemberdayaan Masyarakat, Dorong UMKM Tembus Pasar Lebih Luas

“Langkah ekspansi ini sejalan dengan komitmen Pertamina untuk terus meningkatkan ketahanan energi nasional serta memperkuat portofolio bisnis hulu migas di kancah global,” kata Simon dalam keterangan resminya.

Akuisisi ini menjadi bagian dari strategi Pertamina Hulu Energi (PHE) dalam memperluas portofolio aset internasional. Melalui pengelolaan operasi yang andal dan berkelanjutan, perusahaan berharap dapat mengoptimalkan potensi produksi minyak dan gas dari aset tersebut.

PAEP merupakan anak perusahaan PT Pertamina Internasional EP (PIEP), yang berada di bawah Subholding Upstream Pertamina dengan PHE sebagai induk usaha.

PAEP telah mengelola operasional dan investasi hulu migas Pertamina di Aljazair sejak 2012. Dalam menjalankan bisnisnya, perusahaan juga menjalin investasi strategis bersama perusahaan energi nasional Aljazair, Sonatrach.

Baca juga : Rumah Berdaya Buka Ruang Berkarya bagi Penyintas Skizofrenia

Kehadiran Pertamina di Aljazair memiliki peran penting dalam memperkuat bisnis hulu migas internasional perusahaan sekaligus menciptakan nilai ekonomi jangka panjang bagi sektor energi negara tersebut.

Melalui akuisisi tiga lapangan migas ini, Pertamina juga memperkuat strategi Bring the Barrel Home. Strategi tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan produksi dari aset-aset hulu migas internasional agar dapat mendukung peningkatan pasokan minyak dan gas bagi Indonesia.

Dengan demikian, ekspansi bisnis di luar negeri diharapkan memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri di tengah tantangan menjaga ketahanan energi nasional.

Di sisi lain, PHE menyatakan akan terus mengembangkan investasi dan pengelolaan bisnis hulu migas secara berkelanjutan dengan menerapkan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).

Baca juga : Energi Bersih, Ekonomi Tumbuh: Cerita Perubahan dari Desa Binaan Pertamina

Perusahaan juga memperkuat tata kelola dan budaya kepatuhan, termasuk pencegahan kecurangan atau fraud. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga integritas serta menciptakan lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan beretika.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.