Dark/Light Mode

Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Kembangkan Biodiesel dan Bioetanol

Selasa, 3 November 2026 11:50 WIB
Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperkuat kolaborasi pengembangan bioenergi melalui penandatanganan kerja sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam ajang Danantara Technology Innovation & Investment Forum (DTIIF) 2026, di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Kerja sama ini mencakup penjajakan pengelolaan fasilitas produksi biodiesel dan pengembangan bioetanol generasi kedua (2G) untuk mendukung ketahanan energi nasional. (Foto: Dok. Pertamina NRE)
Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperkuat kolaborasi pengembangan bioenergi melalui penandatanganan kerja sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam ajang Danantara Technology Innovation & Investment Forum (DTIIF) 2026, di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Kerja sama ini mencakup penjajakan pengelolaan fasilitas produksi biodiesel dan pengembangan bioetanol generasi kedua (2G) untuk mendukung ketahanan energi nasional. (Foto: Dok. Pertamina NRE)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperkuat pengembangan bioenergi nasional melalui kerja sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Kolaborasi tersebut mencakup penjajakan pengelolaan fasilitas produksi biodiesel serta riset dan pengembangan bioetanol generasi kedua (2G).

Kerja sama itu dilakukan dalam kegiatan Danantara Technology Innovation & Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan potensi sumber daya domestik untuk mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Dalam forum bertema "Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth" tersebut, Pertamina NRE menjalankan tiga agenda kerja sama.

Pertama, pengumuman kembali nota kesepahaman pengembangan energi terbarukan bersama Agrinas Palma Nusantara.

Kedua, penandatanganan Heads of Agreement (HoA) terkait penjajakan pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) bersama Agrinas Palma Nusantara.

Baca juga : Teken MoU & HoA, Agrinas Palma & Pertamina Perkuat Kolaborasi Bioenergi

Ketiga, penandatanganan nota kesepahaman dengan SGN untuk menjajaki riset dan pengembangan bioetanol generasi kedua berbasis produk samping perkebunan dan pengolahan tebu.

Direktur Utama Pertamina NRE John Anis mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan bioenergi, baik dari sektor perkebunan maupun industri pengolahan.

“Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan bioenergi, baik dari sektor perkebunan maupun industri pengolahan. Melalui kerja sama ini, kami ingin mengoptimalkan potensi tersebut bersama para mitra untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dan memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar John dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).

Kerja sama dengan Agrinas Palma Nusantara diawali dengan pengumuman kembali nota kesepahaman pengembangan energi terbarukan yang sebelumnya disepakati pada 25 Mei 2026.

Agenda tersebut diwakili Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE Harsono Budi Santoso serta perwakilan Agrinas Palma Nusantara Gagah Guntur Aribowo.

Kegiatan itu disaksikan Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa.

Selanjutnya, Harsono Budi Santoso bersama Direktur Bisnis Agrinas Palma Nusantara Nurhidayat menandatangani HoA untuk menjajaki pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi FAME di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Baca juga : IKA ITS Dorong Industri Galangan Kapal Nasional Dukung Kandungan Lokal

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas terpasang sebesar 600.000 ton per tahun. Melalui HoA tersebut, kedua perusahaan akan melakukan kajian bersama untuk mengevaluasi potensi pengoperasian, pemeliharaan, revitalisasi, dan pengembangan fasilitas produksi FAME.

Kajian meliputi aspek teknis, operasional, komersial, finansial, dan hukum. Hasil kajian akan menjadi dasar untuk menentukan struktur dan skema kerja sama yang layak.

Pelaksanaan kerja sama lebih lanjut akan mempertimbangkan hasil studi kelayakan, pemenuhan ketentuan yang berlaku, serta persetujuan pihak dan instansi berwenang.

Pengembangan Bioetanol 2G

Selain biodiesel, Pertamina NRE juga menjajaki pengembangan bioetanol generasi kedua bersama SGN.

Kerja sama ini berfokus pada potensi pemanfaatan produk samping dari kegiatan perkebunan dan pengolahan tebu sebagai bahan baku pengembangan bioetanol 2G.

Ruang lingkup penjajakan mencakup aspek teknis, ketersediaan bahan baku, teknologi, rantai pasok, serta kelayakan ekonomi.

Pembahasan tersebut akan menjadi dasar untuk mengevaluasi potensi kerja sama lebih lanjut.

Baca juga : Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan TJSL untuk Masyarakat Nagekeo

Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE Harsono Budi Santoso mengatakan, kedua inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas portofolio pengembangan bioenergi dengan memanfaatkan sumber daya dan infrastruktur yang tersedia.

“Kerja sama dengan Agrinas Palma Nusantara diarahkan untuk mengoptimalkan fasilitas produksi FAME, sementara kerja sama dengan SGN berfokus pada pemanfaatan produk samping industri tebu untuk pengembangan bioetanol generasi kedua. Kedua inisiatif ini akan ditindaklanjuti melalui kajian teknis dan komersial untuk melihat potensi serta kelayakan kerja samanya,” jelas Harsono pada kegiatan DTIIF, (27/10).

Melalui kolaborasi tersebut, Pertamina NRE berharap pemanfaatan sumber daya domestik untuk pengembangan energi rendah karbon dapat semakin optimal.

Pengembangan biodiesel dan bioetanol juga diharapkan mendukung diversifikasi sumber energi, mempercepat transisi energi, serta memperkuat kemandirian energi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.