Dark/Light Mode

Pertamina MRS 2026 Perkuat Motorsport dan Ekonomi Lokal Mandalika

Sabtu, 7 November 2026 19:58 WIB
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, menjadi ajang pembinaan pembalap sekaligus penggerak ekonomi lokal. Dok. Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, menjadi ajang pembinaan pembalap sekaligus penggerak ekonomi lokal. Dok. Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina Mandalika Racing Series (Pertamina MRS) 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi balap motor nasional, tetapi juga berperan dalam mengembangkan industri motorsport, pariwisata, dan perekonomian masyarakat lokal.

Memasuki hari kedua putaran final di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (7/11/2026), Pertamina bersama sejumlah pemangku kepentingan menegaskan komitmen membangun ekosistem balap motor nasional yang kompetitif dan mampu melahirkan pembalap berprestasi di tingkat internasional.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan industri motorsport. Tingginya penggunaan sepeda motor di Tanah Air menjadi salah satu modal untuk mengembangkan olahraga balap sekaligus melahirkan talenta berbakat.

Menurutnya, Pertamina MRS menjadi wadah kolaborasi antara perusahaan, komunitas otomotif, pecinta balap, dan sponsor untuk memajukan dunia balap motor Indonesia.

"Pertamina hadir bersama pecinta otomotif, komunitas otomotif, hingga para sponsor lainnya untuk saling berkolaborasi mewujudkan harapan menjadi kenyataan," ujar Baron.

Ia menegaskan, dukungan Pertamina tidak hanya sebatas sponsorship, tetapi juga komitmen untuk mendukung perkembangan pembalap, komunitas otomotif, dan seluruh ekosistem balap nasional.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penggunaan Pertamax Turbo oleh seluruh tim yang berlaga di Pertamina MRS 2026. Produk energi nasional itu digunakan untuk mendukung kebutuhan kendaraan berperforma tinggi di lintasan balap.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Perkuat UMKM Lokal melalui Pertamina SMEXPO Cilacap 2026

"Pertamax Turbo juga sudah digunakan untuk Safety Car di ajang balap internasional MotoGP. Ini menjadi bukti kualitas produk Pertamina hasil karya anak bangsa," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Donny Mahardjono mengatakan, pengembangan motorsport nasional membutuhkan dukungan infrastruktur, fasilitas, dan sumber daya manusia yang memenuhi standar internasional.

Menurutnya, Pertamina MRS merupakan level tertinggi Kejuaraan Nasional balap motor Indonesia yang sekaligus menjadi sarana pembinaan bagi pembalap, tim, dan para pelaku olahraga balap.

"Pertamina MRS bukan hanya sekadar balapan, tetapi wadah dan momentum pembinaan bagi para pembalap, tim, maupun pelaku balapan," kata Donny.

Ia menjelaskan, MGPA mendukung penyelenggaraan kompetisi melalui kesiapan fasilitas sirkuit, infrastruktur, racing committee, hingga marshal yang memiliki kompetensi nasional dan internasional.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kompetisi profesional bagi pembalap dan seluruh pelaku motorsport Indonesia.

"Semua fasilitas yang kami miliki disiapkan untuk melahirkan talenta balap yang bisa membawa nama Indonesia ke ajang balap internasional," ujarnya.

Baca juga : Fastlane Rayakan 7 Tahun, Mandalika Track Day Perkuat Edukasi Motorsport

CEO PRIDE Motorsport Eddy Saputra menambahkan, keberlanjutan kompetisi menjadi faktor penting dalam membangun prestasi balap motor nasional.

Sejak awal penyelenggaraan, Pertamina MRS dirancang sebagai wadah bagi pembalap Indonesia untuk mengembangkan kemampuan melalui sistem kejuaraan yang berkesinambungan.

Menurut Eddy, Pertamina MRS merupakan upaya bersama untuk menghasilkan pembalap Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional. Dukungan sponsorship juga turut berperan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi.

Di luar lintasan, penyelenggaraan Pertamina MRS juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Kehadiran pembalap, tim, penyelenggara, komunitas, dan penonton menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, restoran, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata Hafiz Agung Rifai mengatakan, Mandalika memiliki keunggulan karena memadukan fasilitas motorsport berstandar internasional dengan beragam daya tarik wisata di Lombok.

Sebagai salah satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, Mandalika memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai kegiatan olahraga dan pariwisata yang dapat menarik kunjungan wisatawan sepanjang tahun.

"Melalui penyelenggaraan event yang baik, kita bisa mendatangkan wisatawan, menggerakkan ekonomi lokal, dan meningkatkan kunjungan destinasi," ujar Hafiz.

Baca juga : Pertamina Umumkan 9 Inovator Muda Terbaik di Pertamuda 2026

Menurutnya, kegiatan olahraga seperti Pertamina MRS juga menjadi sarana promosi pariwisata yang dapat memperkenalkan Mandalika kepada masyarakat lebih luas.

Ia berharap keberagaman kalender kegiatan di Mandalika terus dikembangkan sehingga mampu memperkuat daya tarik destinasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Melalui kolaborasi Pertamina, MGPA, PRIDE Motorsport, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, Pertamina MRS diharapkan terus berkembang sebagai kompetisi berkelanjutan.

Selain melahirkan pembalap berprestasi, ajang ini diharapkan mampu memperkuat industri otomotif nasional, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan Mandalika.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.