Dewan Pers

Dark/Light Mode

Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 20,8 T

Senin, 26 April 2021 17:30 WIB
ATM Mandiri. (Foto: net)
ATM Mandiri. (Foto: net)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan kebutuhan uang tunai sebesar Rp 20,8 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai selama libur Lebaran. Jumlah tersebut naik 9,4 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.

Direktur Operation Bank Mandiri Toni EB Subari mengatakan, perkiraan net kebutuhan uang tunai tersebut telah memperhitungkan proyeksi kenaikan pengisian kas ATM sebesar 11,3 persen menjadi Rp 44,5 triliun atau sebesar Rp 1,59 triliun per hari pada periode tersebut.

“Dengan lebih dari 25 juta nasabah, kami sangat fokus untuk memastikan ketersediaan dana, terutama pada mesin ATM agar dapat terus prima selama 24/7 melayani kebutuhan nasabah, apalagi saat libur Lebaran pada 12-14 Mei 2021 nanti,” kata Toni, di Jakarta, Senin (26/4).

Berita Terkait : Wow, Bangun MCK Santri Telan Biaya Hingga Rp 1,2 Triliun

Ia memperkirakan, puncak transaksi tunai akan terjadi pada dua pekan terakhir menjelang libur Lebaran. Karena itu merupakan periode pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR), serta selama libur Lebaran (12-16 Mei 2021) terutama untuk kebutuhan pengisian ATM.

Berdasarkan historis, dirinya memperkirakan puncak transaksi di mesin ATM adalah pada periode akhir pekan 30 April-2 Mei serta 7-9 Mei 2021. "Untuk mengantisipasi kondisi itu, kami juga telah memberlakukan kebijakan optimalisasi limit pengisian ATM (hingga maksimal 100 persen) sejak 19 April-13 Mei 2021,” katanya.

Saat ini, Bank Mandiri mengoperasikan 13.076 mandiri ATM yang terhubung ke lebih dari 40 ribu jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus. Untuk mengetahui lokasi cabang dan ATM terdekat, nasabah dapat mengakses website Bank Mandiri.

Berita Terkait : Muliakan Bulan Penuh Keberkahan, Bank Mandiri Berbagi Makanan dan Takjil Ramadan

Bank Mandiri juga memastikan kesiapan tim monitoring dan pengamanan mesin ATM agar selalu siap melayani nasabah. Serta layanan customer care untuk melayani seluruh keluhan nasabah dengan responsif, baik yang disampaikan melalui contact center 14000, kantor cabang, surat elektronik maupun akun media sosial resmi perseroan.

Di samping itu, pihaknya akan terus mengimbau nasabah untuk meningkatkan pemanfaatan jaringan elektronik lainnya seperti layanan mobile banking Livin’ by Mandiri untuk kenyamanan bertransaksi “Saat ini, hampir seluruh transaksi pembayaran sudah bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Livin’ by Mandiri pada smartphone nasabah," jelas Toni.

Total ada lebih dari 1.800 merchant yang terhubung ke aplikasi ini. Dari pembayaran tagihan bulanan, termasuk televisi berlangganan, pembelian pulsa dan data, pembelian tiket pesawat dan kereta api, top up Mandiri e-money, top up e-wallet, hingga belanja di merchant ataupun e-commerce pilihan.

Berita Terkait : Periksa CFO Bank Panin, KPK Sita Barang Bukti Kasus Suap Pajak

Untuk bisa menikmati kemudahan itu, kini Bank Mandiri juga telah menghadirkan kemudahan membuka rekening secara online bagi masyarakat umum website Bank Mandiri. [DWI]