Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Sebelumnya
"Konsumen yang sadar melihat konsumsi sebagai tindakan sosial. Artinya, mereka tidak mengonsumsi secara berlebihan, melainkan dengan lebih bertanggung jawab," papar Chairy.
Dia juga mengatakan, pandemi dapat menjadi momentum untuk mendorong masyarakat melakukan kegiatan produksi dan konsumsi secara sadar dan lebih bertanggung jawab. Termasuk, menerapkan konsep ekonomi sirkular.
Baca juga : Momen Presiden Foto Bersama Penerbang Garuda Flight Dan Nusantara Flight
"Pandemi juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk mengalihkan fokusnya dari ekonomi material ke ekonomi yang berbasis pada kekayaan intelektual dan teknologi," ucapnya.
Dia bilang, di berbagai dunia, sejumlah negara yang mampu mengakumulasi kekayaan intelektual dan teknologinya ternyata dapat lebih menjamin kesejahteraan.
Baca juga : Program Kartu Prakerja Kembali Dibuka, BNI Hadirkan Promo Menarik
"Begitu juga masa depan rakyatnya makin terjamin dibandingkan negara-negara yang masih berorientasi pada ekonomi material," imbuh Chairy.
Pada bagian lain dari orasinya, Chairy juga menyinggung berkembangnya tren pemasaran baru, terutama di media sosial, yang mengandalkan peran para influencer atau buzzer.
Baca juga : Presiden Afghanistan Janji Kembali, Ini Pengakuannya...
Fenomena ini terjadi bukan hanya dalam bidang bisnis, tetapi juga sosial dan politik. Para influencer ini, menurut Chairy, sesungguhnya dapat memainkan peran penting dalam mendorong masyarakat untuk mengonsumsi secara sadar.
Sayangnya, dalam masyarakat yang semakin kapitalistik dan hedonistik, banyak influencer yang lebih memilih mengejar keuntungan materi dan mengabaikan peran mulia tersebut.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya