Dark/Light Mode

Acara Panggung Karya Nusantara 2024 di Sarinah Raih Hasil Membanggakan

Jumat, 6 Desember 2024 21:50 WIB
Acara Panggung Karya Nusantara (PKN) 2024 di Sarinah. (Foto: Dok. Sarinah)
Acara Panggung Karya Nusantara (PKN) 2024 di Sarinah. (Foto: Dok. Sarinah)

RM.id  Rakyat Merdeka - Panggung Karya Nusantara (PKN) 2024, acara tahunan unggulan Sarinah, resmi ditutup dengan pencapaian yang membanggakan. Selama sembilan hari penyelenggaraannya, ratusan ribu pengunjung menikmati rangkaian program yang tidak hanya memamerkan keindahan batik tetapi juga menginspirasi dan memberikan edukasi kepada berbagai kalangan, terutama generasi muda.

PKN 2024 berlangsung mulai 26 November hingga 4 Desember 2024, di Lantai Dasar Sarinah. Mengusung tema “Batik Dahulu, Kini, dan Masa Depan”, PKN 2024 menghadirkan berbagai kegiatan menarik. Mulai dari pameran koleksi maestro batik, workshop, trunk show, hingga diskusi budaya. Setiap program dirancang untuk menjembatani nilai-nilai tradisional dengan inovasi modern, memastikan warisan budaya Indonesia tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Direktur Utama PT Sarinah, Fetty Kwartati, sangat bangga melihat peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan pada PKN 2024 dibandingkan tahun lalu. Kata dia, program-program yang dirancang untuk menarik minat berbagai kalangan, termasuk generasi muda, menjadi kunci keberhasilan PKN 2024.

Baca juga : Pengacara Antam: Persidangan Ungkap Budi Said Rekayasa Transaksi Emas

“Acara ini membuktikan bahwa batik tidak hanya menjadi warisan, tetapi juga sumber inovasi yang dapat terus berkembang,” ujar Fetty, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (6/12/2024).

Salah satu sorotan utama PKN 2024 adalah partisipasi aktif generasi muda. Kolaborasi dengan universitas menjadi langkah baru yang memperkaya acara tahun ini. Melalui trunk show dan Kreasi Karya Nusantara, mahasiswa fashion design mempersembahkan koleksi kreatif mereka, menjadikan PKN sebagai panggung untuk menampilkan ide segar dan inovasi.

Selain itu, edukasi tentang batik mendapatkan perhatian besar. Workshop membatik dan diskusi budaya dipenuhi oleh mahasiswa dan komunitas yang antusias mendalami filosofi, sejarah, dan proses kreatif di balik pembuatan batik. Keterlibatan aktif ini menunjukkan bahwa pendekatan yang relevan dapat menumbuhkan apresiasi lebih mendalam terhadap budaya tradisional.

Baca juga : Veddriq Leonardo: Regenerasi Atlet Muda Terus Bertambah

Batik Metaflora, salah satu pengrajin muda batik yang menonjol, menghadirkan pendekatan inovatif melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam merancang motif batik. Sebagai karya anak muda, Batik Metaflora berhasil memadukan teknologi modern dengan nilai budaya tradisional.

Selain inovasi generasi muda, pengunjung juga dimanjakan dengan koleksi istimewa dari maestro batik, seperti Batik Apip, Batik Dudung, Batik Sapuan, Batik Warisan, Hartono Sumarsono, dan Zahir Widadi. Koleksi ini tidak hanya memamerkan keindahan seni, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas bangsa.

Keberhasilan PKN 2024 mendorong Sarinah untuk menghadirkan Panggung Karya Nusantara 2025 dengan skala lebih besar dan konsep yang lebih segar. Kolaborasi lintas generasi akan diperluas untuk memberikan ruang lebih besar bagi pelaku seni dan kreativitas baru.

Baca juga : Penghapusan Utang UMKM Dinilai Sebagai Kebijakan yang Memberdayakan

“Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan inovatif, PKN 2025 diharapkan mampu memperkuat apresiasi terhadap batik dan kriya, sekaligus menjadi acara budaya yang dinanti oleh semua kalangan,” ucap Fetty.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.