Dark/Light Mode

AI, Autentisitas, dan Langkah Lazada dalam Memperkuat Ekosistem Digital

Jumat, 28 November 2025 21:48 WIB
Ilustrasi LazMall (Foto: Dok. Lazada)
Ilustrasi LazMall (Foto: Dok. Lazada)

RM.id  Rakyat Merdeka - Festival belanja 12.12 sudah di depan mata. Lazada mulai ancang-ancang dengan memperkenalkan strategi baru yang menempatkan brand sebagai pusat pengembangan platform. Langkah ini diyakini bakal memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia yang kini makin bertumpu pada autentisitas dan kepercayaan.

CEO Lazada Indonesia Carlos Barrera yakin, pendekatan berbasis brand akan memberikan dampak langsung bagi konsumen dan pelaku usaha. “Pendekatan yang kuat pada brand akan membuka akses ke harga yang lebih baik, penemuan produk yang lebih mudah, kualitas tepercaya, dan pengalaman berbelanja yang lebih relevan,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Carlos melihat, konsumen Indonesia kini semakin cerdas dan memberi perhatian besar pada kualitas barang. Ruang pertumbuhan LazMall, kanal toko dan distributor resmi Lazada, menjadi kunci untuk menjaga autentisitas produk yang beredar di platform. Keberadaannya akan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Dia percaya, pendekatan ini akan memberikan keuntungan baik bagi brand maupun konsumen. “Ketika brand berkembang, konsumen merasakan manfaatnya. Akses harga yang lebih baik, penemuan produk yang lebih mudah, serta kualitas yang terjaga menjadi elemen yang ingin kami dorong,” terangnya.

Peluang Mempercepat Pertumbuhan

Laporan Cube Asia menunjukkan, tren e-commerce berbasis autentisitas di Asia Tenggara tengah melaju kencang. Pada 2020, segmen ini baru menyumbang 12 persen dari total penjualan e-commerce. Pada 2025, transaksi di kanal mal terverifikasi diproyeksikan mencapai 30 persen dari total penjualan e-commerce, dengan nilai pasar sekitar 40 miliar dolar AS. 

Baca juga : Strategi Baru Lazada: Brand Jadi Pusat Percepatan Ekonomi Digital

Bagi Lazada, tren itu bukan sekadar angka. Tren ini menjadi peluang strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang makin kompetitif.

Untuk menjawab kebutuhan pasar yang berubah cepat, Lazada merilis sejumlah pilar penguatan platform. Pembaruan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) disematkan di aplikasi dan dashboard brand—khususnya di LazMall—untuk mempermudah penemuan produk, mengoptimalkan konten, dan mengotomatisasi operasional.

Commercial Director Lazada Indonesia Nanang Ariswibowo menegaskan, perusahaan memperkuat seluruh rantai pengalaman belanja. “Lazada telah memperkuat seluruh platform, mulai dari klik pertama hingga pengiriman,” katanya.

Ia memastikan, pengalaman belanja yang makin mulus akan mendorong brand memperluas jangkauan dan konsumen memperluas ragam pembeliannya di platform.

Lazada juga memperbarui layanan pelanggan dan sistem logistik, termasuk pengiriman barang berukuran besar seperti furnitur dan peralatan rumah tangga yang sebelumnya kerap menjadi tantangan bagi pelaku usaha.

Baca juga : INDODAX–HashKey Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Aset Digital

Peningkatan lainnya terlihat pada Program Keanggotaan Lazada (Lazada Membership) yang kini memberikan lebih banyak manfaat eksklusif, mulai dari potongan harga hingga fasilitas pengiriman tertentu.

Memasuki periode 12.12, Lazada meningkatkan dukungan pemasaran bagi brand dengan memberikan subsidi voucher, menambah paket promosi, serta memperluas jaringan afiliasi pemasaran untuk meningkatkan visibilitas produk.

Konsumen dijanjikan bakal menikmati penawaran besar dari brand resmi di LazMall, mulai dari elektronik, kebutuhan rumah tangga, fashion, hingga produk gaya hidup yang terus tumbuh peminatnya.

Dampak Nyata LazMall

Sejumlah brand lokal mulai merasakan dampak dari strategi berbasis brand ini. Gramedia, misalnya, menilai kehadiran kanal LazMall memberi ruang penting untuk modernisasi distribusi buku.

“Kami perlu berada di ruang yang digunakan generasi baru, dan kehadiran di platform resmi memberi ruang untuk terus terhubung dengan pembaca,” ujar Corporate Support Director Gramedia Yosef Adityo.

Baca juga : Menteri Mukhtarudin Apresiasi Langkah Cepat Malaysia Usut Kasus Eksploitasi PMI

Ia menyebut, kolaborasi dengan platform e-commerce besar seperti Lazada membuka kesempatan bagi brand lokal untuk memperkuat bisnis sekaligus memperluas pasar ke berbagai daerah.

Lazada memastikan, strategi baru ini bukan sekadar penyesuaian jelang festival belanja besar, tapi langkah jangka panjang untuk menyiapkan ekosistem digital yang lebih sehat, transparan, dan berbasis kualitas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.