Dark/Light Mode

Kebab Blenger 777 di Jurumudi: Mulai Rp10 Ribu, Bertahan di Tengah Persaingan

Minggu, 11 Oktober 2026 12:43 WIB
Kebab disiapkan dengan daging, sayuran segar, saus, dan mayones. (Foto: Dok. pribadi)
Kebab disiapkan dengan daging, sayuran segar, saus, dan mayones. (Foto: Dok. pribadi)

Di tengah menjamurnya usaha makanan cepat saji, Kebab Blenger 777, sebuah usaha kebab milik Mas Rizki di Jalan Halim Perdana Kesuma, Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, berhasil menjaga tempatnya di hati pelanggan. Dengan harga mulai Rp 10.000 hingga Rp 20.000 per porsi, kebab ini menyasar pembeli dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga warga sekitar.

Menu Beragam, Kebab Reguler Paling Laris

Pelanggan Kebab Blenger 777 bisa memilih kebab dalam empat ukuran, yaitu kecil, sedang, besar, dan special. Tersedia pula kebab hitam atau black kebab, serta beef burger yang dapat ditambah keju dan telur. Bagi pembeli yang ingin porsi lebih mewah, tambahan seperti keju, telur, beef, dan sosis bisa dipilih sesuai selera.

Dari semua varian itu, kebab reguler paling sering dipesan. Menurut Mas Rizki, harganya yang bersahabat dan cita rasanya yang mudah diterima banyak orang menjadi alasan utama. Setiap harinya, usaha ini mampu menjual sekitar 40 hingga 60 porsi.

Baca juga : Perencanaan SDM di Tengah Perubahan Teknologi: Kebutuhan dan Kesiapan Karyawan


Kebab disiapkan dengan daging, sayuran segar, saus, dan mayones. (Foto: Dok. pribadi)

Isian kebab terdiri dari kulit kebab, daging, sayuran, saus, mayones, dan keju. Kualitas dijaga lewat pemilihan bahan yang segar, penyimpanan yang rapi, kebersihan, serta proses pembuatan yang mengikuti standar tetap agar rasa tidak berubah dari waktu ke waktu.

Promosi dari Mulut ke Mulut dan Media Sosial

Strategi pemasarannya memadukan cara tradisional dan digital. Rekomendasi antarpelanggan menjadi pintu masuk bagi pembeli baru, sementara WhatsApp, Instagram, dan TikTok dipakai untuk memperkenalkan produk sekaligus mengumumkan promo. Bila tersedia, pesanan juga dapat dilakukan lewat layanan antar seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood.

Baca juga : Syahrini, Pestapora 2026, dan Nilai yang Tak Bisa Diukur Akuntansi

Seiring waktu, Kebab Blenger 777 makin dikenal dan memiliki pelanggan tetap. Meski begitu, jumlah pembeli tidak selalu naik. Persaingan dan perubahan daya beli kadang membuat penjualan menurun.

Harga Bahan Baku Jadi Tantangan

Salah satu kendala terbesar adalah naiknya harga bahan baku, ditambah stok yang sesekali terlambat atau terbatas. Bahan dibeli secara rutin dari pemasok atau pasar sesuai kebutuhan penjualan. Kenaikan biaya memang bisa berdampak pada harga jual, tetapi Mas Rizki berusaha menahannya agar tetap terjangkau.

Untuk menghadapi pesaing, ia mengandalkan rasa yang konsisten, kebersihan, pelayanan ramah, harga wajar, dan promo menarik. Keluhan pelanggan dianggap sebagai masukan untuk memperbaiki layanan. Dari sisi keuangan, uang usaha dipisahkan dari uang pribadi, dan setiap pemasukan serta pengeluaran dicatat secara rutin.

Baca juga : Tingkatkan Literasi Finansial, Kemenkeu Gelar LIKE IT di Unpam

Rencana ke Depan

Ke depan, Mas Rizki berencana menambah variasi menu, memperkuat promosi di media sosial, dan membuka cabang jika memungkinkan. Harapannya, usaha terus berkembang, keuntungan meningkat, dan bisa membuka lapangan kerja.

Bagi yang ingin terjun ke bisnis kuliner, ia berpesan agar memulai dari skala kecil, mengutamakan kualitas dan kebersihan, tetap konsisten, serta tidak takut pada persaingan.

Angga saputra
Angga saputra
Arip Firdaus Pahlepi, Diah Mar’ah Ilmi Sarofah, dan Angga Saputra (Mahasiswa Universitas Pamulang)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.