Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Basuki Sebut Hidup Di IKN Bisa Menambah Usia Minimal 10 Tahun
Rabu, 21 Agustus 2024 06:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menceritakan selama tinggal di Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah sukses membangun IKN dari nol untuk upacara HUT RI Ke 79 pertama di Istana Garuda .
Kepada media Ia mengungkapkan, hidup dan tinggal di IKN akan menambah panjang usia minimal 10 tahun.
"Insyaallah hidup di IKN akan bertambah panjang usia minimal 10 tahun," ujar Basuki di Jakarta, Selasa (20/8).
Menurut dia, lingkungan dan udara IKN yang bersih serta masih terjaga dapat menambah panjang usia hidup individu.
Baca juga : Pengamat: Putusan MK Tak Mengubah Syarat Usia Calon Gubernur Di Usia 30 tahun.
"Panjang usia hidup kita akan bertambah panjang karena polusinya nol, airnya bagus, lingkungan untuk bekerja hanya berjarak 10 menit dari rumah ke kantor," kata Bas, sapaan bekennya dikutip Antara
Basuki juga menyampaikan, lingkungan dan udara di IKN yang asri dan terbebas dari polusi juga sangat sehat, khususnya bagi anak-anak.
"Jadi sangat sehat, khususnya untuk anak-anak kita, karena anak-anak kita sekarang di Jakarta ini rentan penyakit karena polusinya yang sudah tinggi sekali," ujarnya.
Berdasarkan lampiran rencana Induk IKN dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara menyatakan bahwa prinsip dasar pengembangan kawasan dalam IKN didasarkan pada delapan prinsip pembangunan IKN yang mengedepankan alam, teknologi, dan keberlanjutan lingkungan.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Selasa 20 Agustus Hadir Di Pizza Hut Komsen Jatiasih
Perencanaan IKN dijalin dengan konsep berkelanjutan untuk menyeimbangkan ekologi alam, lingkungan terbangun, dan sistem sosial secara harmonis.
Selain itu, prinsip dasar pengembangan IKN juga menjaga kemungkinan buruknya dampak urbanisasi serta cuaca ekstrem yang dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana, seperti banjir dan kekurangan air baku.
Oleh karena itu, prinsip dasar pengembangan kawasan IKN akan memadukan tiga konsep kegiatan perkotaan, yaitu IKN sebagai kota hutan atau forest city, kota spons atau sponge city, dan kota cerdas atau smart city.
Pengembangan kawasan IKN dan ketiga konsep perkotaan tidak dapat dilepaskan dari kota-kota mitra di sekitar IKN lainnya dan tidak akan berhasil tanpa dukungan kota-kota di sekitarnya.
Dengan demikian, penerapan IKN sebagai kota hutan, kota spons, dan kota cerdas harus mengedepankan kerja sama yang harmonis dengan kota-kota mitra di sekitarnya.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Senin 19 Agustus Hadir Di Mitra 10 Harapan Indah
IKN yang akan dibangun adalah kota yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan. Kota yang mengelola sumber dayanya secara efisien, serta memberikan layanan yang efektif. Hal ini dicapai melalui efisiensi penggunaan air dan sumber daya energi, pengolahan limbah, moda transportasi terpadu, lingkungan yang sehat, serta sinergi antara lingkungan alami dan buatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya