Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Kemenkes Segera Umumkan Hasil Investigasi Perundungan PPDS
Senin, 26 Agustus 2024 12:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin akan segera mengumumkan hasil investigasi terkait kasus perundungan di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip), Semarang, Jawa Tengah yang berujung pada kasus bunuh diri seorang mahasiswi bernama Aulia Risma Lestari, pada pekan ini.
“Mudah-mudahan, minggu ini diumumkan. Nanti, akan diumumkan bersama dari Kemenkes dan kepolisian mengenai hasilnya," ujar Menkes Budi Jakarta, seperti dilansir ANTARA, Senin (26/8/2024).
Baca juga : PNM Dukung Penuh Gerakan Nasional Cerdas Keuangan Besutan OJK
Menkes juga tak menampik, banyak peserta PPDS yang ingin bunuh diri. Sebagaimana disampaikan dalam skrining mental.
"Kami juga pernah melakukan skrining mental terhadap para PPDS. Banyak di antara mereka, yang ingin bunuh diri. Jadi, ini sudah fenomena besar yang terjadi," kata Menkes.
Undip Terbuka
Baca juga : OJK Canangkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan
Di lain pihak, Dekan FK Undip Yan Wisnu Prajoko menyatakan tidak akan menutup-nutupi kasus ini.
"Kami terbuka untuk investigasi dan tidak akan menutupi," ujar Yan Wisnu Prajoko.
Baca juga : Mahfud Dampingi Megawati Umumkan Cakada PDI Perjuangan
Saat ini, Inspektorat Jenderal (Itjen) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta Itjen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kepolisian masih terus melakukan investigasi terkait kasus tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya