Dark/Light Mode

Aludra dan InJourney Airports Jalin Kerja Sama, Dukung NZE Sektor Penerbangan

Sabtu, 2 November 2024 14:05 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Aludra Solusi Indonesia (ALUDRA) dan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 23 Oktober 2024, di Swissotel PIK, Jakarta.

CEO PT Aludra Solusi Indonesia Ni Luh Putu Yuniari mengatakan pihaknya akan mengelola limbah refrigerant, tabung refrigerant dan oli bekas yang dihasilkan dari sektor penerbangan, termasuk sektor bandara, agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan.

Upaya ini juga sebagai upaya mendukung net zero emission (NZE) atau emisi nol bersih di seluruh bandara Indonesia.

Pengelolaan limbah refrigerant dan oli bekas sangat penting, karena jika tidak ditangani dengan baik, bisa berdampak buruk bagi lingkungan,” kata Ni Luh Putu, dikutip Sabtu (2/11/2024).

Dia menambahkan, pengelolaan limbah ini nantinya menggunakan teknologi inovatif yang bukan saja memberikan solusi bagi kelestarian lingkungan, namun juga memberikan nilai tambah bagi stakeholder terkait.

Baca juga : Anindya: Kadin Sangat Siap Dukung Program Pemerintahan Prabowo-Gibran

“Dengan teknologi inovatif, kami optimis dapat menghadirkan solusi berkelanjutan dan memberi nilai tambah bagi para pemangku kepentingan,” ucapnya.

Presiden Komisaris PT Aludra Solusi Indonesia, Kenia Mahendra mengatakan, penandatanganan MoU ini merupakan upaya untuk mewujudkan industri penerbangan yang lebih ramah lingkungan.

Kerja sama ini adalah langkah awal mendukung ekonomi hijau di sektor penerbangan dan diharapkan menjadi contoh bagi sektor lain dalam mengadopsi praktik berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi sektor lain dalam mengimplementasikan pengelolaan limbah yang berkelanjutan,” harap Kenia.

Ia menambahkan, Aludra akan menerapkan teknologi inovatif yang sesuai dengan standar nasional dan internasional dalam pengelolaan limbah refrigerant dan oli bekas.

Baca juga : Gandeng Incheon, InJourney Airports Tancap Gas Kelola Bandara di Luar Negeri

Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk mengukur dampak kolaborasi ini terhadap pengurangan emisi karbon serta efektivitas implementasinya.

“Aludra dan InJourney Airports akan merumuskan rencana pengembangan jangka panjang untuk memperluas cakupan kerja sama ini ke semua bandara di Indonesia,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur Teknik InJourney Airports, Muhammad Suriawan Wakan, mengatakan pengelolaan limbah penerbangan menjadi salah satu fokus InJourney Airports dalam mewujudkan bandara ramah lingkungan.

Diingatkannya, pengelolaan limbah penerbangan sangat penting untuk menjaga lingkungan bandara.

“Kemitraan ini menjadi satu upaya dalam pengelolaan limbah penerbangan sesuai praktik terbaik di dalam negeri maupun secara global, serta berdasarkan regulasi yang ada,” ujar M. Suriawan Wakan.

Baca juga : UMKM Binaan Pertamina Go Global, Teken 3 Kerja Sama Dagang Di Hari Pertama TEI

Sebagai informasi penandatanganan MoU ini dilakukan oleh CEO PT Aludra Solusi Indonesia, Ni Luh Putu Yuniari; Presiden Komisaris PT Aludra Solusi Indonesia, Kenia Khairunnisa Mahendra; dan Direktur Teknik InJourney Airports, Muhammad Suriawan Wakan.

Kolaborasi ini menandai langkah signifikan dalam pengelolaan limbah penerbangan secara efisien dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat komitmen kedua perusahaan terhadap keberlanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.