Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Izinkan Menteri Telepon Langsung Ke Dirinya, Prabowo Kasih 1 Syarat
Kamis, 7 November 2024 08:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengizinkan para menterinya menelepon langsung dirinya untuk membahas masalah pekerjaan. Meski begitu, Prabowo memberikan satu syarat. “Jangan hal-hal yang rawan,” pintanya.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam sidang kabinet paripurna, di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/11/2024).
Sidang kabinet berlangsung pukul 15.00 WIB. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih telah tiba di Istana Kepresidenan sejak pukul 14.15 WIB. Mereka kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang.
"Hari ini kita diminta datang menggunakan seragam putih biru, kemudian diberi materi," kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, kepada wartawan, sebelum memasuki ruang sidang kabinet.
Baca juga : PM Wong: Pak Prabowo Teman Baik Singapura
Dalam sidang kabinet ini, Prabowo mengenakan setelan jas berwarna abu-abu dan dasi berwarna biru. Sementara, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengenakan kemeja putih lengan panjang.
Dalam pembukaan sidang kabinet paripurna, Prabowo mengatakan, sengaja mengumpulkan seluruh para menteri karena ingin melaporkan rencana kunjungan kenegaraannya ke luar negeri selama 16 hari ke depan.
Menurut Prabowo, awal pekan ini, dirinya akan menghadiri KTT APEC di Peru. Kemudian KTT G-20 di Brazil. Setelah itu, melakukan kunjungan kenegaraan ke China dan Amerika Serikat. "Dilanjutkan kunjungan kerja ke Inggris untuk bertemu Perdana Menteri Inggris," ujar Prabowo.
Prabowo menambahkan, kemungkinan juga hadir mewakili Indonesia di KTT G7. Menurut Prabowo, kehadiran Indonesia dalam KTT G7 merupakan suatu kehormatan.
Baca juga : Laskar Sambernyawa Percaya Masih Bisa Bangkit
“Jadi hal-hal ini (kunjungan ke luar negeri) tidak bisa saya hindari karena semua punya nilai strategis, juga berhubungan dengan keadaan ekonomi kita," kata Prabowo.
Prabowo memastikan, akan terus memonitor roda pemerintahan selama kunjungan ke luar negeri. Prabowo juga meminta para menteri tidak ragu menghubunginya melalui telepon, video call, dan lainnya, jika memang dibutuhkan.
"Kita tinggalkan sekarang hal-hal yang terlalu protokoler, terlalu feodal, kita ini adalah kolega, kita mengabdi sama-sama ke rakyat,” ujarnya.
Meski begitu, Prabowo meminta, hal-hal rawan tidak dilaporkan melalui telepon. “Zaman modern ini banyak telinga yang ingin dengar," terang Prabowo membeberkan alasannya.
Baca juga : Lestarikan Lingkungan, Menteri LHK Turun Ke Sungai Bersihkan Sampah
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengatakan, pernyataan Prabowo tersebut menunjukkan sikap seorang pemimpin yang kapan saja bisa berkoordinasi dengan para pembantunya. "Presiden ingin menyampaikan bahwa jarak sama sekali bukan halangan bagi para menteri untuk berkoordinasi dengan beliau," ucap Hasan saat dihubungi Rakyat Merdeka, Rabu (6/11/2024).
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, sikap Prabowo memudahkan anggota kabinet berkoordinasi langsung dengan presiden. Ini juga memperlihatkan Prabowo tidak ingin ada jarak dengan anggota kabinet.
“Jika ada yang mendesak, semua diminta untuk tidak segan menghubungi beliau," cetus Dadan kepada Rakyat Merdeka, Rabu (6/11/2024).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya