Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kementan Genjot Pengembangan Jagung Sumsel Lewat Program Tumpang Sisip
Rabu, 15 Januari 2025 12:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) gencar melakukan pengembangan jagung di Sumatera Selatan (Sumsel) melalui program tumpang sisip.
Kepala Pusat Standardisasi Instrumen Perkebunan Kementan Kuntoro Boga Andri mengatakan, metode tumpang sisip di lahan perkebunan dan lahan lainnya sebagai upaya mendukung pencapaian swasembada pangan jagung pada tahun 2025.
Baca juga : Arsjad Rasjid Jempolin Kementerian Hukum Soal Pencatatan PT Sosial Lewat Notaris
"Potensi besar lahan Sumsel yang mencapai 156.430,78 hektare (ha) harus dimaksimalkan untuk mendukung swasembada pangan nasional," katanya saat menggelar rapat koordinasi dengan Pemprov dan jajaran Kapolda Sumsel, dikutip Rabu (15/1/2024).
Kuntoro mengungkapkan, program ini merupakan kerja sama antara Kementan dan Polri dengan pelaksana di daerah melibatkan seluruh Polda di Indonesia.
Baca juga : Wamenperin Dukung Pengembangan Aerotropolis Untuk Percepat Sektor Logistik
Kuntoro berharap, dukungan dari pihak kepolisian dapat mempercepat realisasi target swasembada jagung dengan penanaman, pengamanan dan pengawalan di lapangan.
"Kapolda Sumsel dan jajarannya juga menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan program ini dengan sinergi yang solid antara Pemda, petani, dan instansi terkait," ungkapnya.
Baca juga : Kementerian BUMN Gelar Workshop Penggunaan AI Dalam Bermedsos
Sumsel sebagai salah satu wilayah strategis untuk pengembangan komoditas jagung diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan untuk mencapai program swsembada pangan nasional.
Hal ini seiring dengan dukungan infrastruktur dan sinergi antar lembaga yang terus diperkuat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya