Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Prabowo Pangkas Anggaran Infrastruktur, Wamenkeu: Bukan Berarti Dinomorduakan
Rabu, 15 Januari 2025 14:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengurangi anggaran pembangunan infrastruktur dalam APBN 2025. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono mengungkapkan, pengurangan ini adalah salah satu bentuk strategi pengelolaan APBN.
Thomas menjelaskan, APBN 2025 akan digunakan untuk program-program yang bersifat jangka panjang dan tidak bisa menerima dana dari jalur komersial. Misalnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan yang menjadi tugas Pemerintah.
Baca juga : Kapal Patroli Lepas Pantai Angkatan Laut Inggris HMS SPEY Berlabuh Di Priok
“(Proyek infrastruktur) strateginya akan ke sektor swasta, Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Pola-pola seperti itu yang mau digiatkan,” kata Thomas, di Jakarta, Rabu (15/1/2025).
Dia menekankan, pengurangan anggaran infrastruktur merupakan restrukturisasi APBN. "Bahwa infrastruktur itu dikurangi dari segi anggaran, itu tidak berarti infrastruktur dinomorduakan,” pungkas keponakan Presiden Prabowo itu.
Baca juga : LPP Pelangi Hotel Internasional Berdiri Di Pamulang
Anggaran infrastruktur di APBN 2025 sebesar Rp 400 triliun. Angka ini turun dibanding APBN 2024 yang sebesar Rp 423 triliun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya