Dark/Light Mode

Kunjungi BINUS, Wapres Gibran Ajak Generasi Muda Kuasai AI Sejak Dini

Jumat, 2 Mei 2025 18:16 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat berkunjung ke BINUS University, Jakarta Barat, Jumat (2/5/2025). (Foto: Setwapres)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat berkunjung ke BINUS University, Jakarta Barat, Jumat (2/5/2025). (Foto: Setwapres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak generasi muda untuk menguasai teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sejak dini guna menjawab tantangan zaman dan membuka peluang karier masa depan. Ajakan ini disampaikan Gibran saat menghadiri Studium Generale bertajuk Creative Job Opportunity with AI di Auditorium Kampus Anggrek, BINUS University, Jakarta Barat, Jumat (2/5/2025).

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara BINUS University dan Komunitas AI AICO, yang menghadirkan sejumlah pakar dan pelaku industri teknologi. Dalam sambutannya, Wapres mengapresiasi langkah BINUS sebagai pelopor dalam mengembangkan program AI di jalur pendidikan tinggi di Indonesia.

“Saya senang sekali karena BINUS menangkap peluang AI ini. Selain bisa menjawab tantangan zaman, anak-anak nanti ketika lulus sudah siap kerja,” ujar Gibran.

Baca juga : Wapres Gibran Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Ia mengungkapkan, Pemerintah melalui Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan untuk memasukkan pelajaran AI ke dalam kurikulum pendidikan nasional mulai tahun ajaran baru, dari tingkat SD hingga SMK.

Menurut Gibran, pentingnya pembelajaran AI sejak dini tak lepas dari peran strategis teknologi ini dalam berbagai sektor kehidupan. Ia mencontohkan pemanfaatan AI oleh PT Jasa Marga untuk memantau lalu lintas selama libur Lebaran, serta teknologi face recognition yang digunakan PT KAI untuk meningkatkan keamanan.

“Jasa Marga sudah pakai AI. Stafnya anak-anak muda semua. Mereka bisa melihat trafik di sepanjang ruas-ruas tol, jadi bisa tahu kapan harus dibikin one way atau contraflow. Di KAI ada kamera canggih pakai AI face recognition. Jadi, kalau ada pencuri, ketahuan,” jelasnya.

Baca juga : Ibu Selvi Gibran Ajak Gen Z Lanjutkan Perjuangan Kartini

Wapres juga mengingatkan agar generasi muda terus mengasah kreativitas dan literasi teknologi agar menjadi pionir di era ekonomi digital.

“Indonesia ini tidak pernah kehabisan anak-anak pintar. Kalian harus bisa embrace teknologi-teknologi terkini, salah satunya AI, crypto, blockchain, dan lainnya,” pesannya.

Dalam acara tersebut, mahasiswa BINUS memamerkan sejumlah proyek inovatif yang telah meraih penghargaan nasional dan internasional.

Baca juga : Kunjungi Kantor Kemenkeu, Dubes Lakhdhir & Sri Mulyani Bahas Tarif AS

Di antaranya Aura, aplikasi berbasis AI dan RFID untuk membantu penyandang tunanetra memilih pakaian; Daely, sistem pemantauan pengemudi berbasis AI untuk mencegah kecelakaan; serta Impact, konsol permainan yang mengintegrasikan AI dalam pengembangan dan gameplay.

Acara juga menghadirkan pembicara lintas bidang seperti Prof. Dr. Sani Muhamad Isa dan Prof. Dr. Derwin Suhartono dari BINUS, Dito Eka Cahya dari BRIN, Reynaldi Francois dari AICO, serta influencer crypto Kimiko Lie.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.