Dark/Light Mode

Atasi Ketimpangan, Budi Arie & Puan Kompak Usung Kopdes Merah Putih

Senin, 26 Mei 2025 21:21 WIB
Menkop Budi Arie dan Ketua DPR Puan Maharani saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), di Jakarta, Senin (26/5/2025). (Foto: Kemenkop)
Menkop Budi Arie dan Ketua DPR Puan Maharani saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), di Jakarta, Senin (26/5/2025). (Foto: Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dan Ketua DPR Puan Maharani sepakat mendorong lahirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi ini diyakini bisa menjadi alat perjuangan rakyat untuk melawan ketimpangan, mengatasi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan.

“Koperasi adalah alat perjuangan rakyat. Bukan hanya soal ekonomi, tapi soal keadilan sosial. Ini bukan program biasa, tapi gerakan ideologis,” tegas Budi Arie saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), di Jakarta, Senin (26/5/2025). 

Budi menyebut koperasi sebagai wujud nyata ekonomi Pancasila yang selama ini justru dipinggirkan. Ia menyoroti betapa kecilnya porsi koperasi dalam pembiayaan nasional, hanya 0,2 persen dari total kredit perbankan senilai Rp7.000 triliun.

Baca juga : Kemenkop Dorong KSP Obor Mas Jadi Percontohan Bagi Kopdes Merah Putih

“Ekonomi desa cuma menyumbang 14 persen ke ekonomi nasional. Ini alarm buat kita semua. Kita harus rebut kembali ruang ekonomi rakyat melalui koperasi,” ujar Budi.

Ketua Umum Projo itu menekankan, Koperasi Merah Putih harus dikawal bersama. Tantangan terbesar bukan hanya dari luar, tapi dari dalam, yakni ketakutan, kecurigaan, dan keraguan. “Musuh utama kita adalah mental block. Kalau Dekopin tidak aktif, kita kehilangan arah,” lanjutnya.

Budi Arie juga mengapresiasi peran strategis Dekopin sebagai mitra Pemerintah dalam mendorong keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang nantinya ditargetkan melibatkan hingga 80.000 koperasi di seluruh Indonesia.

Baca juga : Aksi Bupati Jombang Gercep Bentuk Kopdes/Kel Merah Putih Curi Perhatian Menkop

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara Dekopin, Pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan demi menciptakan perubahan nyata di tengah masyarakat. “Terutama dalam upaya mengurangi kesenjangan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan menghilangkan kemiskinan,” ujarnya.

Ketua DPR Puan Maharani yang turut hadir menegaskan, banyak negara telah membuktikan keberhasilan koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat. Karena itu, ia berharap keberadaan Dekopin bisa menjadi motor perbaikan bagi kondisi koperasi yang masih kurang optimal di Indonesia.

Puan menekankan, koperasi harus mampu menyejahterakan bukan hanya anggotanya, tetapi juga masyarakat di sekitarnya. “Hari ini saya hadir karena ingin memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih lahir untuk bangsa Indonesia. DPR tak hanya mendukung pembangunan nasional, tapi juga gerakan koperasi, termasuk Dekopin,” ujarnya.

Baca juga : Menkop Budi Arie Gandeng KPK untuk Kawal Kopdes Merah Putih

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan koperasi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan memahami prinsip tata kelola yang baik. Menurutnya, koperasi harus memiliki bentuk usaha yang berkelanjutan, anggota yang aktif, modal yang kuat, serta mitigasi risiko yang mumpuni. “Saya mendukung penuh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tegasnya.

Puan menutup pernyataannya dengan menyinggung Pasal 33 UUD 1945 yang menyebutkan bahwa anggota koperasi adalah pemilik, yang berarti memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam mengelola koperasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.