Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tinjau Panen Raya Tebu Di Banyuwangi, Wapres Targetkan Swasembada Gula 2027
Senin, 23 Juni 2025 16:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk mencapai swasembada gula nasional paling lambat tahun 2027. Hal itu disampaikan saat menghadiri Panen Raya dan Tanam Tebu Perdana di Kebun Jolondoro, Banyuwangi, Senin (23/6/2025).
“Targetnya tahun depan sudah swasembada, ya Pak, ya. Paling lambat 2027. Ini akan kita kejar dan insyaAllah hasilnya seperti beras, harganya baik dan semua bisa diuntungkan,” kata Gibran, dikutip dari siaran pers Setwapres, Senin (23/6/2025).
Gibran menyebut program swasembada gula merupakan bagian dari agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Ia juga memastikan, Presiden Prabowo terus memantau langsung progres sektor pangan ini dalam rapat terbatas kabinet.
Baca juga : Pemerintah Ngebut Kejar Target Swasembada Gula
“Ini komitmen Pak Presiden. Swasembada pangan jadi fokus utama. Pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan petani harus kompak dan kerja bareng,” ujarnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri para petani dari berbagai wilayah secara luring dan daring itu, Gibran sempat berdialog dan mendengar langsung berbagai tantangan di lapangan. Mulai dari bibit, pupuk, hingga efisiensi distribusi dan sistem tata kelola.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara Mahmudi memaparkan sejumlah langkah untuk meningkatkan produktivitas dan rendemen tebu. Salah satunya melalui percepatan peremajaan tanaman, pelatihan petani, serta digitalisasi sistem distribusi dan pemantauan berbasis satelit.
Baca juga : Holiday Sale 2025 Resmi Dibuka, Aprindo Targetkan Transaksi Rp 60 T
“Sekarang petani bisa ajukan KUR, pesan pupuk, hingga pantau kesehatan tebu lewat satu platform digital. Bahkan kami pakai satelit untuk memantau pertumbuhan tanaman,” jelas Mahmudi.
Kebun Jolondoro sendiri mencatat kenaikan produktivitas tebu yang signifikan: dari 69 ton/ha pada 2023 menjadi 97 ton/ha di 2024, dan ditargetkan tembus 108 ton/ha pada 2025. Program kemitraan dengan petani juga terus diperluas, menjangkau 1.307 hektare lahan dan memasok 12 persen bahan baku Pabrik Gula Glenmore.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menyaksikan penyerahan bantuan simbolis kepada para petani, antara lain pompa irigasi senilai Rp15 juta, KUR rata-rata Rp100 juta per petani, serta bibit tebu sebanyak 100 ton per hektare.
Baca juga : Prabowo: Saya Tidak Akan Tenang Sebelum Indonesia Swasembada Pangan
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, dan Direktur Utama PTPN III (Persero) Denaldy M. Mauna.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya